Walikota Pangkalpinang Tinjau Lokasi Newport of Pangkalpinang

  • Whatsapp

PANGKALPINANG — Walikota Pangkalpinang, H. Maulan Aklil, tinjau lokasi pelabuhan baru di Kota Beribu Senyuman. Kamis (13/02/2020), di kawasan Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang.

Peninjauan tersebut selain dari Walikota Pangkalpinang, juga diikuti beberapa OPD Pemkot Pangkalpinang, Konsultan, Kementerian Perhubungan RI, beserta jajaran lainnya.

Muat Lebih

Orang nomor satu di Kota Pangkalpinang ini mengatakan bahwa untuk progres dalam pengerjaannya semakin dekat dan yakin pelabuhan yang baru ini akan segera terealisasikan.

“Untuk progres nya semakin dekat. Ini kita juga semakin yakin dan optimis bahwa pelabuhan kita ini jadi,” ungkap pria yang akrab disapa Molen.

Lanjutnya, bersama – sama dengan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk berjuang meyakinkan Kementerian Pusat agar pelabuhan tersebut dapat terlaksana.

“Tinggal kita berjuang untuk meyakinkan Kementerian, bersama – sama dengan Provinsi juga tentunya bahwa dukungan pak gubernur juga sangat kita perlukan untuk membantu terlaksananya pelabuhan ini,” jelas Walikota Pangkalpinang.

Terkait dari keseluruhan anggaran yang dibutuhkan untuk membangun pelabuhan baru ini, Molen mengatakan sekitar 500 Miliar jika ingin bagus semua.

“Sekitar 500 miliar jika ingin bagus semua. Ini kan bertahap, kita perlu sedikit – sedikit untuk kita jadikan dulu bahwa fix untuk pelabuhan bangka belitung,” katanya.

Molen berencana akan meminta tolong dari Kementerian Pusat untuk lakukan pencanangan awalnya terlebih dahulu agar pelabuhan tersebut bisa sah.

“Nantinya next itu. Tapi awalnya kita akan meminta tolong dari Kementerian dulu untuk pencanangan awalnya dulu, jadi pelabuhan ini sah. Mungkin sekitar 10 – 20 miliar ini sudah lumayan bisa,” ujarnya.

Selain itu, Ia juga meminta kepada seluruh Insan Pers serta masyarakat untuk mendukung Pemkot Pangkalpinang dalam membangun pelabuhan yang baru ini.

“Mudah – mudahan mohon kepada semua dari media, masyarakat, untuk dukung kita agar pelabuhan ini cepat terealisasikan. Dengan posisi jika ini jadi, imbasnya besar bagi Bangka Belitung,” ucapnya.

Selain itu, Suwandi Saputro selaku Tim Konsultan Perencanaan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mengatakan untuk pencanangan pelabuhan yang baru ini, lebih khususnya kepada terminal peti kemas.

“Jadi kalau dilihat dari assisting ya, kelihatannya ada kolam ya. Artinya nanti pada saat pengembangan kita khususnya terminal peti kemas, makanya tadi saya bilang bahwa tetap namanya pelabuhan pangkalbalam terminal peti kemas. Jadi dia khusus disini,” ungkap Suwandi.

Maka dari itu, Ia juga berencana akan buat brikporter agar tidak terjadi sedimentasi di kolam.

“Tinggal nanti kita bikin brekporter disana untuk mengarahkan supaya tidak terjadinya sedimentasi di kolam. Jadi arahnya itu kita keluarin disitu. Mungkin biayanya juga tidak terlalu mahal. Dan biaya pengerukannya juga tidak terlalu besar,” jelasnya.

Menurut Suparjono selaku Tim Konsultan Perencanaan Kementerian Perhubungan RI, untuk kondisi kelayakannya masih belum dipelajari karena baru pertama kali melakukan kunjungan.

“Kita belum sampai sejauh itu, karena kita belum mempelajari itu. Baru pertama kali visit, jadi kami belum bisa memberikan respon itu karena belum sampai disitu pemahamannya,” katanya. (Iqbal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *