Baterai Tower Digondol Maling, Pelanggan Kehilangan Signal

  • Whatsapp
Barang bukti sepuluh unit baterai pemancar signal yang dicuri dari tower diamankan Sat Reskrim Polres Bangka Barat.

BANGKA BARAT — Ulah dua pemuda,
Riski Amanda ( 21 ) dan rekannya David ( 15 ) warga Desa Belo Laut ini sempat membuat pelanggan XL dan Smart Fren kelimpungan karena kehilangan sinyal. Pasalnya, dua pemuda ini nekad mencuri baterai ( accu ) kering pemancar signal kedua provider tersebut dari towernya.

Tower pertama yang disikat baterainya berlokasi di Kampung Pal 2 Kelurahan Sungai Daeng Kecamatan Muntok. Sedangkan tower kedua terletak di Desa Air Limau Kecamatan Muntok.

Muat Lebih

Perbuatan tersebut membawa Riski dan David ke dalam tahanan Polres Bangka Barat setelah berhasil diciduk Tim Garuda.

Pencurian pertama dilakukan Riski Amanda seorang diri pada Sabtu ( 14/3/2020 ) di Kampung Pal 2. Pada aksi keduanya, dia mengajak David mencuri baterai di tower Desa Air Limau pada Kamis, ( 19/3/2020 ).

Kapolres Bangka Barat AKBP Muhammad Adenan mengatakan, kedua pelaku menggunakan alat seperti obeng dan tang untuk memuluskan aksinya dengan cara merusak kunci gembok kotak besi penyimpan baterai.

Dari hasil ” kerajinan tangan ” tersebut, kedua pelaku berhasil menggondol baterai pemancar signal yang rencananya akan dijual kiloan di daerah Kebun Nanas.

” Kita sudah komunikasi dengan pihak tower, dampaknya signalnya hilang karena nggak ada baterainya. Ini dari laporan pihak tower dan hasil penyelidikan. Baterai ini rencananya mau dijual kiloan,” jelas Adenan pada Konferensi Pers di Mako Polres Bangka Barat, Kamis ( 26/3/2020 ) siang.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan dari kedua pelaku, yaitu empat unit baterai ( accu ) kering warna hitam, enam unit baterai warna abu – abu, alat – alat seperti obeng, gembok dan tang serta satu unit sepeda motor Mio Soul GT warna putih nopol BN 6125 RD. ( SK )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *