AKIBAT HIPNOTIS DAN SETUBUHI SISWI DIBAWAH UMUR, OKNUM GURU INI DITUNTUT 11 TAHUN PENJARA

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Sidang perkara kasus persetubuhan terhadap gadis dibawah umur, seorang oknum guru SMKN 2 Kacang Pedang Pangkalpinang kembali digelar di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Selasa (23/05/2017)  petang.

Bacaan Lainnya

Dugaan pencabulan itu dilakukan terdakwa pada seorang siswi pada bulan Septermber 2016 lalu. Diduga, korban terlebih dahulu di hipnotis, sebelum dicabuli terdakwa.

Pada sidang tersebut terdakwa Jefry Permana alias Jefry (30), dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, dengan hukuman 11 tahun penjara. Bahkan Tim JPU yang terdiri dari Fandie Hasibuan MH dan Noviandari MH, juga memperberat hukuman dengan mengharuskan terdakwa membayar denda sebesar Rp 800 juta dengan subsidair 6 bulan penjara.

Dalam tuntutanya di hadapan majelis hakim yang diketuai Corry Oktarina SH.MH, pihak JPU menjerat terdakwa dengan pidana pasal 81 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Menurut JPU, pertimbangan yang memberatkan lantaran terdakwa merupakan seorang guru yang seharusnya menjadi panutan, malah justru berbuat asusila. Perbuatan terdakwa bertentangan dengan norma agama dan kesusilaan. Selain itu, juga terdakwa tidak mengakui perbuatan dan terkesan memberikan keterangan yang berbelit-belit. Sementara pertimbangan yang meringankan, bahwa terdakwa belum pernah dihukum.

Dalam dakwaan yang lalu terungkap, jika terdakwa yang merupakan guru teater melakukan penyetubuhan kepada muridnya sendiri, berinisial Ris (16) di sebuah ruangan komputer. Dalam melakukan persetubuhan, oknum guru ini terlebih dahulu menghipnotis korban, guna mempermudah pelaku wujudkan niat bejatnya itu.

Sidang dilanjutkan minggu depan, majelis hakim akan mendengarkan pembelaan terdakwa. (Rml)

 

Penulis: ROMLI MUHTAR

Editor  : ROMLAN

Pos terkait

Tinggalkan Balasan