Apa Yang Akan Dieksekusi Dari PT SI Dan PT SPI?

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Putusan Peninjauan Kembali (PK) atas perkara gugatan perdata antara Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia melawan PT Selatnasik Indokwarsa dan PT Simpang Pesak Indokwarsa, sudah diterima para pihak (Penggugat dan Tergugat) pada tahun 2014 silam, tidak lama setelah PK itu diputuskan oleh Majelis Hakim Agung di Mahkamah Agung RI.

Bacaan Lainnya

Namun hingga kini, eksekusi terhadap Putusan PK Perkara Gugatan Perdata itu sulit dilaksanakan, lantaran dalam amar putusan Majelis Hakim tidak mencantumkan apa saja yang akan dieksekusi.

Penjelasan itu disampaikan Direktur Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI, Jasmin Ragil Utomo, SH.MM kepada kabarbangka.com diruang kerjanya, Rabu (02/08/2017) siang, ketika ditanya apakah ada upaya untuk melakukan eksekusi secara paksa atas Putusan PK tersebut?

“Eksekusi secara paksa juga sistemnya seperti itu. Jadi, harus tahu dulu apa yang mau dieksekusi? Oleh karena itu, proses eksekusi tidak semudah itu. Kita harus menggali aset-aset yang dimiliki perusahaan” jelasnya.

Menurutnya, setelah semua data aset dan rekening perusahaan sudah terhimpun, akan ada Satgas yang akan menindaklanjuti.

“Nanti setelah semua data terhimpun, akan ditangani oleh Satgas. Nah, Satgas ini adalah himpunan instansi yang memang berwenang dibidang masalah aset tadi. Kemudian, setelah data itu terkumpul, juga sebagai informasi ke pengadilan. Nantinya, menjadi dasar pengadilan untuk melakukan eksekusi” imbuhnya.

Tim liputan kabarbangka.com masih mengupayakan konfirmasi kepada PT Selatnasik Indokwarsa (SI) dan PT Simpang Pesak Indokwarsa (SPI), terkait eksekusi Putusan PK Perkara Gugatan Perdata itu. Namun hingga kini, belum ada tanggapan dan keterangan resmi dari kedua perusahaan, maupun kuasa hukumnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan