Apabila Dilaporkan, Kejati Babel Akan Bidik Kembali Proyek Pasar Kite Sungailiat

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kajati Babel), Happy Hadiastuty SH CN terkesan kaget ketika seorang jurnalis menyinggung soal penanganan perkara kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pasar modern (Pasar Kite) di Kota Sungailiat Kabupaten Bangka, yang menelan biaya lumayan fantastis sebesar Rp. 16 M yang berasal dari Daba Pemprov Babel.

Bacaan Lainnya

Pertanyaan tersebut sempat dilontarkan oleh salah seorang jurnalis di sela-sela konferensi pers yang digelar pihak Kejati Babel dalam rangkaian acara memperingati Hari Anti Korupsi (HAK) se-dunia bertempat di ruang lobi gedung kantor Kejati Babel, Jumat (9/12) pagi.

“Mohon ijin bu Kajati saya mau menanyakan bagaimana perkembangan penanganan kasus proyek Pasar Kite Sungailiat,” tanya jurnalis itu di hadapan pimpinan tertinggi di institusi kejaksaan di Babel ini. Mendengar pertanyaan tersebut Happy langsung menjawab.

“Untuk kasus itu Kejati tidak menanganinya,” jawabnya singkat di hadapan awak media yang hadir dalam kegitan konferensi pers.

Seketika itu pula beberapa orang jurnalis lainnya menyangkal jawaban pimpinan Kejati Babel tersebut. Sebaliknya perwakilan jurnalis mencoba menyakinkan pimpinan Kejati Babel, jika sebelumnya kasus proyek Pasar Kite Sungailiat itu sebelumnya sempat dibidik oleh pihak Intelijen Kejati Babel, bahkan pihak Kejaksaan Negeri Sungailiat pun sempat menyebutkan pula jika kasus Pasar Kite itu ditangani pihak Kejati Babel.

“Bukankah dulunya kasus Pasar itu sempat dibidik intelijen Kejati Babel?,” tanya jurnalis kepada Happy yang saat turut hadir pula dalam kegiatan konferensi pers diantaranya Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Babel, Said Muhamad SH MH.

Dalam kesempatan itu pula Asintel Kejati Babel pun menjelaskan secara singkat terkait penanganan kasus proyek Pasar Kite Sungailiat.

“Oh, masalah proyek itu..hanya krannya saja dan sudah diganti kok!,” jelas Said.

Namun lagi-lagi penjelasan Asintel Kejati Babel justru saat itu kembali menuai sanggahan dari jurnalis, sebaliknya kegiatan proyek tersebut dinilai ada kejanggalan pada bagian kontruksi fisik bangunan selain kran.

“Oh begitu…!! Jadi laporkan saja lagi kepada kita. Pasti nanti akan kita tindak lanjuti laporan tersebut ,” ujar Happy.

Kemudian setelah itu Asintel Kejati Babel, Said terlihat langsung mencatat masukan dari jurnalis seputar proyek pembangunan Pasar Kite Sungailiat yang dinilai ada kejanggalan dalam pembangunannya.

Sebelumnya seperti yang dilansir dalam harian ini disebutkan proyek pembangunan Pasar Kite Sungailiat bersumber dari dana (DABA) pihak Pemprov Babel mencapai sebesar Rp 16 miliar tahun anggaran 2014. Pasar tersebut usai dibangun sempat diresmikan langsung oleh Gubernur Babel oleh Rustam Effendi. (3k0)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan