Australia Minta Babel Dukung Peringatan Tragedi PD II

  • Whatsapp

img-20160926-wa0017 img-20160926-wa0019

KABARBANGKA.COM — Pemerintah Australia mengharapkan dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terhadap rencana peringatan 75 tahun tenggelamnya kapal negara itu di perairan Tanjung Kalian, Muntok, pada Perang Dunia II.

Bacaan Lainnya

Permintaan itu disampaikan Minister Counsellor atau Kepala Bagian Politik dan Diplomasi Publik Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia di Jakarta Dr Bradley Armstrong PSM, ketika berkunjung ke Kantor Gubernur Babel, di Pangkalpinang, Senin (26/09/2016) sore.

Armstrong beserta rombongan diterima langsung Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Babel Ir Budiman Ginting Dipl BE MM.

Dalam kunjungan itu, Armstrong memaparkan pihaknya akan menggelar upacara tabur bunga pada 16 Februari 2016, untuk mengenang peristiwa tersebut serta peringatan tewasnya warga Australia yang dibunuh tentara Jepang.

Ia menceritakan, sekitar 60 orang warga Australia terdiri dari serdadu dan juru rawat tewas dibunuh usai menyelamatkan diri dari kapal perang yang ditenggelamkan pasukan militer Jepang.

“Atas nama negara, kami berterima kasih kepada masyarakat Muntok yang telah menjaga monumen dan lokasi karamnya kapal perang Australia,” tuturnya.

Di lain pihak, Amstrong juga menyatakan hubungan bilateral Australia-Indonesia sudah terjalin melalui kerjasama di bidang ekonomi dan investasi.

Ia mengaku banyak perusahaan Australia yang sudah melakukan kerja sama dan berinvestasi di Indonesia. Sebaliknya perusahaan Indonesia juga melakukan hal serupa di negara Kangguru tersebut.

Sementara itu Budiman Ginting menegaskan Pemprov Babel menyambut baik kunjungan Minister Konselor Australia. Termasuk memberikan apresiasi terhadap rencana peringatan tragedi Perang Dunia (PD) II di Muntok.

Di sisi lain, Budiman mengharapkan kunjungan Armstrong dan rombongan membawa dampak yang baik bagi pengenalan wisata Babel kepada warga Australia.

“Ini berpotensi bagi kunjungan wisata warga Australia untuk datang ke Bangka Belitung,” harap Budiman.

Menurutnya, Babel memiliki potensi besar dalam membuka peluang investasi bidang ekonomi dan pariwisata. (Sentosa/HumasPRO BABEL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan