AZHAR ROMLI, SOSIALISASIKAN 4 PILAR KEBANGSAAN

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Ir. H. Azhar Romli MSi, Anggota Komisi IV DPR – MPR RI, mengelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsan kepada anggota Anggota Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bangka, di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat, Rabu (08/03/2017) pagi.

Bacaan Lainnya

Turut hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Bangka Drs, Rustamsyah, serta para Kepala Desa se-Kabupaten Bangka.

Ir. H. Azhar Romli MSi menjelaskan, perlunya sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan meliputi Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, kepada para anggota APDESI Kabupaten Bangka, karena didalamnya banyak dimensi, termasuk UUD 1945 telah banyak perubahan-perubahan, terkait pasal demi pasal, visi misi kepentingan sosial masyarakat dan ekonomi.

” untuk itu kita mengingkan kepala desa selaku ujung tombak pemerintah kita terdepan, sebagai pelaku pembangunan di desa, harus banyak mendapat pembekalan sebagai ilmu pengetahuan, hal ini sangat penting dalam menjalankan pemerintah desa dan menjalankan pembangunan harus mengedepankan nilai-nilai kebangsaan baik Pancasila dan konstitusi,” jelas Azhar Romli kepada wartawan, di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat.

Perlunya diberikan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, dikatakan Azhar sehingga para kepala desa dalam menjalankan pemerintah dan melaksanakan pembangunan di Desa, jangan sampai nantinya menyimpang tidak sesuai dengan empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945 sehingga tidak menyentuh masalah keadilan, kemanusiaan dan lainya sehingga tujuan pembangunan mensejahterakan masyarakat tidak tercapai.

Menurut Azhar Romli, undang-undang No. 6 tahun 2014 tentang pemerintahan desa, memberi ruang gerak memberikan kesempatan kepada kepala desa untuk melakukan berbagai hal, untuk kepentingan pembangunan dan juga mengatur masa kerja para kepala desa.

” Masa kerja Kepala Desa 6 tahun, beda dengan Bupati dan Gubernur, Kades tiga kali berturut-turut boleh dipilih lagi, apabila dia berhasil mempimpin pembangunan di desa,” jelas Azhar Romli.

Ditambahkan Azhar Romli, pemikiran bersama yakni pemerintah dan DPR agar pemerintahan dan pembangunan yang dilaksanakan ke depan hendaknya merata, secara menyeluruh di Indonesia.

” kita menginginkan pembangunaan ini, mulai dari desa dan berkumpul di kota, jangan hanya kota saja dibangun, menjadi daerah yang maju, tetapi daerah terpencil dibuka, dengan adanya program pemerintah yakni desa terpadu, mereka bisa mengatur ekonominya, BUMD karena sekarang dana yang dimiliki desa cukup memadai,” ungkap Azhar Romli. (Red/Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan