Benarkah Hutan Lindung Bisa Diperjual – Belikan?

  • Whatsapp

Screenshot_2016-08-20-13-27-25-315 FB_IMG_1471674393625 FB_IMG_1471674400833

KABARBANGKA.COM – Belinyu

Bacaan Lainnya

Jual-Beli lahan dilokasi yang diduga masuk dalam Kawasan Hutan Lindung, diduga masih saja terjadi. Lahan yang diduga masih termasuk di Kawasan Hutan Lindung itu kemudian ditambang secara ilegal.

Informasi adanya praktik jual-beli Kawasan Hutan Lindung diwilayah Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka tersebut, diposting oleh pemilik Akun Facebook Andi M, di laman Komped Bangka Belitung.

“Inilah potret Hukum di Negeri ini….Simping, Sungai Guntong, dijadikan tempat penambamgan Darat Ilegal, karena merupakan Kawasam Hutan Lindung Bubus II. Namun yang lucu mereka punya surat dan bukti jual beli lahan…hutan lindung….mohon penegak hukum tolong di tertipkan dan di tangkap, jangan memandang siapa yng membek up mereka Hukum DI NKRI HARGA MATI…di depan hukum sama sesuai uu…jang pilih kasih”, tulis Andi M di Akun Facebooknya, Sabtu (20/08/2016) siang.

Pada postingan tersebut, pemilik Akun Andi M juga melampirkan surat dari Kepala Dinas Kehutanan Dan Perkebunan Kabupaten Bangka, Nomor: 522/1348/Dinhutbun/2016, Perihal: Penghentian Aktifitas Penambangan Dalam Kawasan Hutan, yang ditandatangani oleh Suhodo SP. Surat tersebut ditujukan kepada terduga pemilik lahan, yang diduga menambang timah secara ilegal diatas lahan tersebut.

Menanggapi postingan tersebut, Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana, melalui Kasat Reskrim AKP Andi Purwanto, menyatakan akan segera menindaklanjuti informasi tersebut.

“Terima kasih informasinya, kami akan tindak lanjuti”, kata AKP Andi Purwanto via BBM, Sabtu (20/08/2016) petang. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan