BPRS Sungailiat Tawarkan Produk Pembiayaan Syariah Berbasis Akad

  • Whatsapp

BANGKA — Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS)  Bangka Belitung merupakan Badan Usaha Milik Daerah yang bergerak dibidang Pelayanan dan Perkreditan jasa perbankan yang mana dahulu bernama Bank Syariah Bangka (BSB), sedangkan pengertian Bank
Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

BPRS berdiri berdasarkan Undang-undang No 7 Tahun 1992 tentang Perbankan dan Peraturan Pemerintah (PP) No 72 tahun 1992 mengenai Bank berdasarkan prinsip bagi hasil, Namun setelah terjadi perubahan BPRS diatur dalam Undang-undang No 10 Tahun 1998.

Bacaan Lainnya

Untuk di Kabupaten Bangka sendiri BPRS Cabang Sungailiat melayani Pelanggan Pembiayaan untuk para Guru(CEKGU), pembiayaan Back to Back dengan jaminan Deposito, Pembiayaan kendaraan Mobil dan Motor, pembiayaan Konsumtif seperti mau beli rumah atau mau beli peralatan rumah tangga, pembiayaan modal kerja seperti pembelian barang toko yang barkaitan dengan usaha dan masyarakat di Kabupaten Bangka menyukai produk yang ditawarkan oleh BPRS Cabang Sungailiat  ini.

Saat dikonfirmasi dikantor  BPRS Cabang Sungailiat  Denny Edison Sitohang selaku Pimpinan Cabang rabu (21/10) mengatakan bahwa kita di BPRS Bangka Belitung ini sudah  berbenah dan  memperbaiki sistem yang ada baik dari SOP maupun Core Banking sistemnya.

“Kita menggunakan Akad Murabahah untuk jual beli, ada juga Akad Musyarakah untuk pembiayaan proyek, serta Akad Ijarah untuk Biaya pendidikan, biaya nikah dan sewa ruko dan sebagainya.Produk kami yang sekarang ini banyak diminati oleh pelanggan yaitu pembiayaan Mobil dan Motor serta Pembiayaan untuk para Guru (CEKGU) hanya dengan Sertifikat Sertifikasi saja bisa meminjam. BPRS Bangka Belitung juga tidak ada pemotongan biaya Administrasi bulanan pada tabunganya serta biaya yang ringan untuk angsuran pinjaman.”

Dijelaskan Denny lebih lanjut untuk ke depan BPRS Bangka Belitung ini diharapkan bisa menjadi Bank Utama bagi masyarakat Bangka Belitung dan bisa menjadi Bank Pemerintah Daerah (BPD) khususnya milik orang Bangka Belitung sendiri  yang dapat  melayani masyarakat secara keseluruhan, dan itu kembali ke kita untuk mewujudkan impian bersama mengapa tidak, ungkapnya mengakhiri. (Amin)

Pos terkait