BUNGKOI TIDAK DITAHAN DI RUTAN, INI PERTIMBANGAN JPU

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Usai menerima pelimpahan tersangka Usuk alias Bungkoi, barang bukti, dan berkas perkara dugaan penambangan ilegal dari penyidik Dit Krimsus Polda Babel, pihak JPU dari Kejati Babel segera melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat.

Bacaan Lainnya

Namun demikian, JPU tidak melakukan penahanan Rutan terhadap tersangka Usuk alias Bungkoi.

Kajati Babel Happy Hadiastuti, melalui JPU Yudi Istono, kepada wartawan media ini juga membenarkan pelaksanaan sidang perdana Bongkoi akan digelar pada hari Kamis pekan depan.

” Iya, sidang dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap Usuk alias Bungkoi akan digelar di PN Sungailiat Kamis depan,” aku Yudi Istono, Jum’at (02/06/2017) siang diruang kerjanya.

Menurutnya, tersangka Bungkoi terjerat dalam perkara kasus penamangan ilegal dilahan miliknya sendiri. Hal ini lah yang menjadi bahan pertimbangan JPU, untuk memberikan kelonggaran dengan status tahanan rumah.

” Dia (Bungkoi, red) diberlakukan tahanan rumah, lantaran pelanggarannya hanya soal perizinan, dan dia itu menambang dilahan miliknya sendiri. Jadi dalam hal ini, Bungkoi didakwa pasal penambangan tanpa izin yaitu pasal 158 UU RI Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara,” terang Yudi.

Ketika disinggung terkait BB berupa pasir timah hingga mencapai 1,5 ton yang mengindikasikan Bunkoi tentunya melakukan penimbunan pasir timah tanpa dokumen yang sah, lalu apa alasan JPU untuk tidak menerapkan pasal berlapis seperti pasal 161 UU RI Nomor 4 Tahun 2009?

Yudi Istono berdalih perbuatan si tersangka Bungkoi tidak  memenuhi unsur itu, soalnya dia  ditangkap saat melakukan aktivitas penambangan ilegal

” Terdakwa Bungkoi itu kan ditangkap ketika mengangkut hasil tambangnya, berupa pasir timah dilahan miliknya,” pungkasnya.

Sementara itu, informasi yang didapat menyebutkan Bungkoi merupakan pemain lama di dunia hitam (mafia) pertimahan. Dirinya disebut-sebut cukup dekat dengan Hy, salah satu bos besar atau pemilik kapal isap dan smelter yang cukup terkenal di Bangka Belitung.

Akankah para penuntut dan penentu keadilan kembali loyo berhadapan dengan Bos Timah seperti sebelumnya? Kita tunggu hasilnya!

Penulis: ROMLI MUHTAR

Pos terkait

Tinggalkan Balasan