BUPATI BANGKA KOORDINASI KEMENDAG RI CARI SOLUSI HARGA LADA

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Bupati Bangka Tarmizi Saat melakukan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, untuk mencari jalan keluar terhadap permasalahan harga lada.

Bacaan Lainnya

Kunjungan Bupati ke Kementerian Pedagangan RI di Jakarta 18 – 19 Januari 2017, bersama dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka Rendra Basri dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bangka.

Kunjungan Bupati Bangka ke Kementerian Perdagangan Kamis (19/1) didampingi anggota Komisi B DRPRD Kabupaten Bangka Kurtis dan sejumlah anggota DPRD lainnya diterima Kasubbdit Tanaman Penyegar dan Rempah Kementrian Perdagangan RI Marlina di ruang Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementeian Perdagangan RI.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Bangka Boy Yandra, Bupati Bangka Tarmizi Saar menyampaikan permasalahan harga lada yang berfluktuasi dengan ekstrim.

“ Harga lada di Bangka ini kadang melambung tinggi, kalau pun bisa harga menjadi sangat murah,” jelas Boy.

Bupati menginginkan harga lada bisa dinikmati para petani dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para petani.

Kersempatan itu anggota DPRD Kabupaten Bangka Kurtis menyatakan kunjungan ke kementerian Perdagangan diantaranya untuk mendapatkan kiat Kementrian Perdagangan untuk bisa membuka pasar bebas dengan melakukan terobosan sehingga pasangpasar lada Bangka bisa bersaing di luar negeri.

Selain itu breand made Muntok White Papper harus dipegang pemerintah, agar lada Bangka dapat tetap dikenal di pasar dunia dengan breand tersebut.

Sedangkan Kasubbdit Tanaman Penyegar dan Rempah Kementrian Perdagangan RI Marlina, dalam menyampaikan masukannya kepada Pemerintah Kabupaten Bangka, dijelaskan Kabag Humas dan Protokol Setda Bangka Boy Yandra diantaranya yang perlu diperhatikan terkait dengan penerapan penyimpanan Resi Gudang serta menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu lada Bangka.

Disamping itu agar Pemkab Bangka melakukan promosi terhadap komoditi lada Bangka diantaranya melalui pameran – pameran.

“ Kementerian Perdagangan juga menyarankan kita mengundang duta besar negara sahabat yang ada di Indonesia untuk hadir dalam pemeran diantaranya pada pameran potensi pertanian dan pariwista HUT Kota Sungailiat mendatang dan event lainnya,” ujar Boy.

Diharapkannya, masukan yang diperoleh dari Kementerian RI, agar permasalahan harga lada dapat diatasi.

Sementara itu rangkaian kunjungan keja Bupati Bangka Tarmizi Saat di Jakarta pada Rabu (18/1) didampingi Wakil Ketua DPRD kabupaten Bangka Rendra Basri dan Anggota Komisi B Sufyan, Kurtis dan anggota DPRD lainnya melakukan kunjungan ke Badan Pengawas Perdagangan Bursa Berjangka Komoditi (BAPPETI) dan International Pepper Community (IPC) di Kementrian Perdagangan RI Jl Kramat Raya 172 Jakarta.

Dikatakan Kabag Humas, PDE dan Santel Setda Bangka Boy Yandra, maksud dan tujuan kunjungan untuk memcari solusi kebijakan cara menstabilkan harga lada pada tingkat petani di tengah berfluktusinya harga lada didunia dengan menerapkan Sistem Resi Gudang (SRG).(Rus/Humas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan