BUPATI PANTAU KEPINDAHAN PASIEN KE GEDUNG BARU RSUD SUNGAILIAT

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Hari masih pagi belum saatnya jam masuk kerja, sekitar pukul 07.00 Wib, Kamis (22/12) Bupati Bangka Tarmizi Saat didamping Kabag Humas, PDE dan Santel Setda Bangka Boy Yandra mendatangai Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Sungailiat.

Bacaan Lainnya

Setibanya di RSUD Sungailiat bupati langsung diterima Direktur RSUD Sungailiat dr Jasminar dan Sekretaris RSUD Dafianto serta sejumlah para medis yang sedang bertugas.

Bupati Tarmizi Saat dengan bergegas melangkah menuju gedung rawat inap kelas III yang baru diresmikan, dimaksudkan untuk melihat sejauhmana proses pemindahan pasien dari ruang rawat inap kelas III yang lama.

Didampingi Direktur RSUD Sungailiat, Bupati mendatangi satu persatu pasien yang sedang dirawat di gedung baru berlantai dua.

Diharapkannya para pasien dapat merasa nyaman saat dirawat inap dan cepat pulih dari penyakit yang sedang diidap.

Kepala Bagian Humas, PDE dan Santel Setda Bangka Boy Yandra menambahkan, bupati sudah melihat langsung sesuai dengan keinginannya para pasien sudah dipindah semua ke ruang rawat inap yang baru.

“ Saat peresmian ruang rawat inap yang baru hari Rabu (21/12) lalu setelah diresmikan bupati menginginkan seluruh pasien kelas III di ruang yang lama dipindahkan ke gedung baru,” kata Boy.

Para pasien kelas III yang menempati gedung baru dilengkapi dengan fasilitas pendingin ruangan yakni AC.

Gedung baru untuk pasien kelas III RSUD Sungailiat berlantai 2 dengan kapasita stempat tidur keseluruhan sebanyak 64 unit masing – masing 32 unit dilantai bawah dan 32 unit di lantai atas.

“ Alhamdulillah pasien kelas tiga gedung lama sudah dipindahkan ke gedung baru, semoga pasien nyaman dan puas berada di ruangan yang luas dan dilengkapi AC, bila ada keluhan laporkan ke manajemen RSUD Sungailiat untuk diberikan masukan demi perbaikan pemayanan,” ujar Boy Yandra.

Selanjutnya gedung kelas III yang lama, menurut Boy Yandra, bupati menginginkan dijadikan tempat parkir kendaraan yang representatif, seperti salah satu tempat parkir yang ada di Yogyakarta.

“ Tempat parkir bila memungkinkan bisa dibangun agar kendaraan tidak terkena terik matahari maupun diguyur hujan seperti yang terjadi saat ini,” pungkas Boy.(Rus/Humas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan