Confest 2016 Dibuka, Sukses Menarik Belasan Universitas

  • Whatsapp

foto3

MERAWANG, UBB — Even tahunan Civil Enggineering One Week Festival (Confest) 2016 , Senin (07/11/2016) kemarin dibuka resmi oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemrov Bangka Belitung H KA Cholil SPd Mpdi di lapangan parkir Fakultas Teknik UBB, Balunijuk, Merawang.

Bacaan Lainnya

Even yang digelar Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) UBB dan berlangsung selama satu pekan, terhitung sejak Senin kemarin, menggelar 10 kegiatan dan kompetisi baik tingkat nasional maupun lokal (Bangka Belitung).
Ketua Pelaksana Confest 2016, Sugiarto, menjelaskan kegiatan berskala nasional itu berupa seminar nasional bertema “Peran Tol Laut untuk Menggerakkan Perekonomian Bangsa’, Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN), Lomba Desain Rumah Lokal Nasional, dan Web Design Competition tentang pariwisata Kepulauan Bangka Belitung.

“Seminar nasional itu kami gelar di Hotel Bangka City pada hari Rabu 9 Nopember, dengan pembicara utama Prof Dr Ir Erika Buhori MSc, guru besar bidang transportasi Universitas Sriwijaya,” ujar Sugiarto.

Seminar yang akan dibuka oleh Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi ini dihadiri para finalis seluruh lomba tingkat nasional (LKTIN, Lomba Desain Rumah Lokal Nasional, dan Web Design Competition).

Selain menggelar lomba tingkat nasional, panitia Confest 2016 juga menggelar lomba yang tak kalah menarik, seperti lomba foto narsis berlatarbelakang objek wisata Bangka Belitung, bazzaar tentang teknologi, pembangunan, pariwisata dan kewirausahaan, stand up comedy dan festival akustik serta lomba membuat rancang jembatan dari bahan ‘stik’ eskrim.

“Peserta lombanya berasal dari kalangan umum. Stand up comedy sebagai contoh, pesertanya sudah mencapai 30 orang. Mereka akan menunjukkan kebolehannya pada hari Kamis 10 Nopember di panggung utama lapangan parkir Fakultas Teknik UBB,” ujar Sugiarto.

Lomba foto narsis mendapat sambutan positif dari kalangan yang hobi ‘selfie’. Hingga Selasa (08/11/2016) panitia sudah menerima puluhan foto narsis yang dikirim lewat instagram hmts.

Sugiarto memperkirakan hingga Confest 2016 berakhir pada 11 Nopember, foto narsis yang diterima panitia mencapai ratusan foto.

“Pemenang loma foto narsis akan kita umumkan pada acara penutupan Confest 2016. Bagi pemenang, kami menyediakan hadiah menarik,” ucap Sugiarto.
Sementara itu Kompetisi Desain Web Pariwisata berhasil menarik minat peserta dari belasan universitas di seluruh Indonesia. Mereka mengirimkan karya kreativitasnya kepada panitia Confest 2016 dalam bentuk ‘compac disk’ (CD).

“Dari belasan peserta, panitia telah menetapkan lima finalis. Mereka mewakili IPB, Guna Dharma Jakarta, Institut Teknologi Sumatera-Padang, Politekni Negeri Surabaya, dan Universitas Pasundan-Bandung,” ujar Sugiarto.

Dalam kesempatan terpisah, Aldi Solihin seorang finalis Kompetisi Desain Web dari IPB mengemukakan, kompetisi ini selain merangsang kreativitas peserta, ia juga sekaligus menggali dan mempromosikan objek wisata yang ada di Bangka Belitung.

“Karena itu, Kompetisi Desain Web Pariwisata yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UBB ini, saya sarankan untuk terus digelar pada tahun-tahun berikutnya,” ulas Aldi, mahasiswa Prodi Ilmu Komputer IPB, Selasa petang.

Sugiarto menambahkan, Confest 2016 juga bertujuan untuk mendorong kreativitas dari kalangan mahasiswa UBB di berbagai program studi. Untuk itu panitia mengadakan pembuatan video profil program studi di lingkungan UBB.

“Terus terang, lomba pembuatan video profil prodi ini tergolong baru. Sehingga kita maklum bila pesertanya baru sebatas enam prodi, antara lain dari Fakultas Hukum, Teknik Tambang, Biologi, dan Budidaya Perairan,” ujar Sugiarto.
Pemenang lomba pembuatan video profil prodi akan diumumkan pada penutupan Confest 2016, 11 Nopember 2016.

Confest 2016 mengusung tema “Berkarya Tanpa Batas untuk Pembangunan Berkelanjutan” menghadirkan acara yang menarik perhatian kalangan mahasiswa UBB. Yaitu Lomba Bazzaar dan Akustik, masing-masing diikuti 20 dan delapan peserta.

“Bazzar dan lomba akustik ramai dikunjungi mahasiswa dan mahasiswi UBB. Di bazzar mereka melihat berbagai produk dagang, seperti makanan dan minuman serta ‘game’ yang digelar komunitas air softgun,” ujar Sugiarto (Eddy Jajang Jaya Atmaja)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan