Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Infrastruktur Senilai Rp.27,183 triliun

  • Whatsapp
Sumber foto: Kementerian PUPR
DAK tersebut dialokasikan untuk 33 provinsi dan 505 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, dan terbagi menjadi tiga jenis, yakni DAK Reguler, DAK Penugasan dan DAK Afirmasi.

KABARBANGKA.COM – Untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah yang ditujukan mendukung pencapaian target-target RPJMN 2015-2019.

Seperti dilansir di laman resmi Kemen PUPR, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2017 ini menyalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Infrastruktur senilai Rp.27,183 triliun.

Bacaan Lainnya

Dalam Rapat Kerja DAK 2017 di auditorium Kementerian PUPR, Selasa, 25/7, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, meminta pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur yang didanai DAK secara terpadu dalam perencanaan serta sinkron dalam pemrograman dan pelaksanaannya, sehingga menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.

DAK tersebut dialokasikan untuk 33 provinsi dan 505 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, dan terbagi menjadi tiga jenis, yakni DAK Reguler, DAK Penugasan dan DAK Afirmasi.

DAK reguler dialokasikan dalam rangka mendukung Pemda untuk mewujudkan standar pelayanan minimalnya. Untuk DAK Reguler, Kementerian PUPR mengalokasikan dana sebesar Rp 0,655 triliun untuk pembangunan perumahan.

Untuk DAK Penugasan, Kementerian PUPR mengalokasikan DAK sebesar Rp 4,005 triliun untuk pembangunan irigasi, Rp 19,690 triliun untuk pembangunan jalan, Rp 1,2 triliun untuk penyediaan fasilitas air minum dan Rp 1,25 triliun untuk sanitasi.

DAK Penugasan bertujuan untuk mendukung pelaksanaan program prioritas nasional dan prioritas daerah.

Sementara untuk DAK Afirmasi dialokasikan sebagai dukungan daerah perbatasan, tertinggal, terpencil, kepulauan dan daerah transmigrasi.

Kementerian PUPR telah menyediakan DAK Afirmasi sebesar Rp 0,383 triliun untuk pembangunan pada daerah-daerah tersebut.

source: Kemen PUPR
Editor: LH

Pos terkait

Tinggalkan Balasan