Dewan Himbau Pemkot Sediakan Lahan Sebelum Tertipkan Pedagang Pasar Pagi

  • Whatsapp

KABARBANGKA. COM—- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang Achmad Subari menghimbau agar Pemerintah Kota (Pemkot) lebih dulu menyediakan relokasi lahan sebelum melakukan penertiban terhadap para pedagang yang berjualan di beberapa titik pasar tradisional yang ada.

Dikatakannya, selain menyediakan lahan untuk relokasi pemkot juga harus mendata para pedagang sehingga hasil yang dilakukan untuk menata kerapian pasar tradisional dapat lebih efektif.

Bacaan Lainnya

” Pemkot melalui Otoritas Pejabat Daerah (OPD) nya khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) jangan hanya asal asalan melakukan penertiban semata, namun juga harus melakukan pendataan terhadap para pedagang. Selain itu lokasi lahan rolokasi juga harus disiapkan sehingga dan permasalahan klasik ini dapat terselesaikan ,” ujar pria yang akrab Achu kepada wartawan, Selasa(01/08/2017).

Dikatakan Subari pendataan pedagang ini penting apalagi mengingat banyak lapak lapak kosong di gedung pasar pagi belum ditempati dan terkesan mubazir.

” Setelah didata para pedagang tersebut kan bisa mereka diberdayakan untuk menempati tempat yang kosong tersebut, jangan sampai melakukan penertiban saja dan terkesan tanpa solusi,” katanya.

Kemudian dirinya menyebutkan penertiban para pedagang ini bak buah simala kama, karena disatu sisi, kita ini Pemkot melakukan penertiban/melarang masyarakat untuk berusaha/mencari nafkah menghidupi keluarga mereka dan segala macam nya tapi jalan keluar nya tidak ada, sedangkan Pemkot harus menegakkan peraturan. Di sini harus adanya kerjasamanya antara pedagang dan Pemerintah di mana Pemerintah punya aturan dan pedagang harus mentaati peraturan itu.

“Jika memang melanggar secara aturannya maka harus di tindak, apalagi kalau sudah di berikan peringatan sampai tiga kali tidak di indahkan mau tidak mau,” tegas Subari.

Kemudian Politisi dari Partai Gerindra tersebut menagatakan jika memang harus ditata silahkan, kita serahkan langsung kepada OPD terkait, tapi harus di data ketika menyiapkan lapak nya harus di singkron dengan jumlah pedagangnya,” jika kita siapkan lapak tapi tidak seimbang maka ini akan menjadi persoalan baru lagi, alangkah baiknya setelah ei lakukan penertiban para pedagang di data kemudian di relokasi di tempat yang seharusnya.

 

Reporter : Eko Septianto Rasyim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan