Di Babel, Tingkat Kesembuhan Covid-19 Mencapai 82,42 Persen

  • Whatsapp

PANGKALPINANG — Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, Jumat (10/7/) kemarin mencatat satu kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Corona Virus (Covid-19).

Juru bicara GTPPC-19 Babel Andi Budi Prayitno mengungkapkan, penambahan satu pasien sembuh ini menambah total kesembuhan pasien Covid-19 sebanyak 141 orang.

“Ya ini kabar baik, satu lagi kesembuhan yakni remaja laki-laki berusia 14 tahun berinisial AZI/pasien 988 berstatus ODP. Sebagaimana disampaikan sebelumnya, AZI terpapar dari DA/Pasien 921, dan diketahui bahwa AZI merupakan keponakan dari DA,” jelas Andi, tadi malam.

Andi melanjutkan, dari rapid test pada 23 Mei 2020 diperoleh hasil reaktif dan dari hasil swab test TCM pada 26 Mei 2020 dinyatakan positif Covid-19. Dinyatakan bebas Covid-19 dari swab test TCM-PCR pada 7 dan 9 Juli 2020.

“Sejak 23 Mei 2020 sampai dengan 10 Juli 2020 menjalani perawatan di Ruang Isolasi RSUD dr H Marsidi Judono Tanjungpandan Belitung,” terangnya.

Tanpa adanya penambahan baru pasien terkonfirmasi positif corona, lanjut dia, maka kasus positif Covid-19 di Babel tetap bertahan di angka 171 orang. Sementara pasien sembuh bertambah satu menjadi 141 orang, dan yang masih dalam perawatan 28 orang.

“Sedangkan untuk jumlah Spesimen Swab Test (PCR/TCM) diperiksa total sebanyak 2.156 sampel dengan hasil positif 171, sampel negatif 1.808 dan yang masih proses pemeriksaan 177 sampel. Terkait jumlah OTG saat ini berjumlah 3.369 (bertambah 7), ODP 1.125, PDP 144,” jelasnya.

Meski persentase tingkat kesembuhan Covid-19 di Babel masih berada dalam tren yang relatif baik yakni di angka 82,46 persen, namun sejumlah orang yang terpapar di Babel menunjukkan bahwa transmisi lokal terutama penularan Covid-19 yang bersifat massif tak bisa dianggap sebagai persoalan disepelekan.

Andi juga menekankan, bahwa penanganan pandemi Covid-19 adalah kerja bersama. Oleh sebab itu, penanggulangan bencana nonalam ini musti dilakukan dengan saling bekerjasama, bersinergi dan berkolaborasi. “Tanpa itu, upaya kita bersama dalam mengatasi pandemi ini tidak akan berhasil dan maksimal,” tukasnya. (*)


Editor: Romlan || Sumber: GTPPC-19 BABEL

Pos terkait