Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun, IK Dilaporkan Ke Polisi

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM, SUNGAILIAT — Rd (43) seorang IRT Kelurahan Sinar Baru, Kecamatan Sungailiat, mendatangi Polsek Sungailiat, Jum’at (01/02/2018) sekira pukul 21.30 WIB malam. Rd melaporkan kasus dugaan pencabulan terhadap anaknya, sebut saja kuntum (nama samaran), bocah perempuan yang baru berumur 5 tahun.

Bacaan Lainnya

Sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/B-376/VI/2018/Babel/Res Bangka/Sek Sungailiat, Tertanggal 1 Juni 2018, Rd melaporkan IK (56), seorang PNS/ASN di lingkungan Pemda Bangka, warga Jl. SDN 15 Kelurahan Parit Padang, Sungailiat.

Menurut keterangan Rd kepada polisi, tempat kejadian di kebun milik SR di Bedeng Ake Lingkungan Sinar Jaya, Jum’at (01/06/2018) sekira pukul 16.30 WIB.

Awal sekira jam 16.00 WIB, pelaku yang merupakan teman Rd (ibu korban) datang kerumah untuk berkunjung. Pelaku minta izin kepada Rd untuk membawa korban pergi jalan-jalan, dengan alasan untuk membeli makanan berbuka puasa.

Ternyata pelaku membawa korban pergi ke kebun milik temannya, dan di pondok kebun tersebut korban disuruh melakukan perbuatan tidak senonoh. Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku mengantar korban pulang. Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami ketakutan dan trauma.

Jika terbukti, IK akan dijerat dengan Pasal 82 UURI Nomor 35 Tahun 2014, Tentang Perubahan UURI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun, dan denda paling sedikit 1 milyar rupiah.

Kasus dugaan pencabulan tersebut diposting Budiono SH yang masih kerabat korban, di akun facebooknya Budiyono Lawyer, Sabtu (02/06/2018) pagi. Menurut postingan tersebut, korban merupakan anak yatim.
“Melaporkan Salah satu OKNUM PNS di Pemda Bangka yang telah melakukan tindakan bejat yaitu PERKARA PEDOFELIA terhadap anak Yatim berjenis Perempuan berumur 6 tahun. Kejadian terjadi kemarin hari Jumat sore sekitar jam 16.wib di kebun warga Bedeng Akeh Kelurahan Sinar Baru. Pelaku FEDOFELIA berumur 56 Tahun. Jadi bagi orang tua harap waspada dan dapat menjaga anak anak dengan baik, karna contohnya sudah ada,” tulis Budiyono.
Saat dikonfirmasi Sabtu malam, Budiyono membenarkan korban masih keponakannya.
“Aok pak, (korban) masih ponakan ku. Pelakunya IK, Kasi Damkar Kab Bangka,” ungkapnya. (Red)
Sumber : Humas Polres Bangka

Pos terkait

Tinggalkan Balasan