DIDUGA GELAPKAN PASIR TIMAH, 7 ORANG DIAMANKAN POLISI

  • Whatsapp

img_20161009_123923 img_20161009_123948

KABARBANGKA.COM — Sat Polair Polres Bangka Barat mengamankan 7 orang terduga pelaku penggelapan pasir timah milik PT Timah (Persero) Tbk, Jumat (08/10/2016) sekira pukul 15.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Ketujuh orang tersebut diamakan oleh anggota Unit Patroli Sat Polair, diperairan Penumpak, Muntok. Pada saat itu, mereka sedang membawa pasir timah sebanyak 28 kantong plastik/kresek, dengan menggunakan speedboat tanpa nama warna hijau. Setelah ditimbangan, pasir timah tersebut berjumlah kurang lebih 575 Kg.

Setelah diintrogasi oleh anggota Polair, ternyata timah tersebut diambil dari kapal KM TRANSPORTER II milik PT Timah. Selanjutnya anggota melakukan pengejaran terhadap kapal KM TRANSPORTER II, yang sedang menuju kearah Peltim. Setelah ditemukan, lalu petugas mengintrogasi bahwa ke 5 orang yang berada dikapal tersebut. Mereka adalah Sumardi, Didik, Firdaus, dan Ridwan, yang merupakan karyawan PT Timah.

Kini mereka yang diamankan sudah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan Ari (Nahkoda KM TRANSPORTER) masih dalam proses periksaan, mereka menjelaskan benar timah tersebut diambil dari kapal KM TRANPORTER II.

Kasat Polair AKP Elpiyadi, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi menjelaskan, dugaan sementara timah tersebut hasil dari penggelapan oleh karyawan PT Timah, karena pasir timah tersebut adalah hasil dari penambangan KIP Penganak, yang akan diangkut ke Dermaga Peltim.

”Modus operandi, bahwa pada hari jumat (07/10/2016) sekira jam 09.00 WIB, para ABK KM TRANSPORTER menerima tugas memuat sebanyak 316 kampil Timah dari KIP Penganak, yang beroperasi diperairan laut Penganak, untuk diangkut dan dibawa ke Dermaga Peltim Muntok. Namun diperjalanan, tepatnya diperairan Penumpak Kecamatan Muntok, tersangka Agus dan Kasmanto yang menggunakan Speedboat, merapat ke kapal tersebut. Diduga, sebelumnya telah dihubungi oleh Deltra (ABK) melalui HP. Selanjutnya, para tersangka memindahkan sebanyak 28 kantong plastik bijih timah yang mereka ambil, dengan cara mengurangi muatan beberapa kampil bijih timah yang mereka bawa dari Penganak untuk diserahkan ke Peltim. Setelah pasir timah selesai dipindahkan, ketiga pelaku yaitu DELTRA, AGUSTIN dan KASMANTO, membawa Bijih Timah tersebut dengan menggunakan Spedboat meninggalkan KM TRANSPORTER, dan menuju pantai. Namun aksi mereka berhasil ditemukan, serta diamankan oleh anggota Sat Polair, untuk dilakukan proses Lidik dan Sidik ” ungkap AKP Elpiadi. (Humas Polres Babar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan