Diduga PT. Protelindo Bangun Tower Tanpa Kantongi Izin.

  • Whatsapp

KABARBANGKA. COM—Perusahaan telekomunikasi terkemuka PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) berani mendirikan tower base trafic center (BTS ) di Provinsi Bangka Belitung (Babel), diduga tanpa kantongi izin. Kuat dugaan perusahaan pesaing telekomunikasi BUMN tersebut dibackup oknum pejabat pemerintah setempat.

Bacaan Lainnya

Tower dimaksud berada di Kabupaten Bangka Selatan, tepatnya di kawasan Balai Benih Ikan, Parit 8, Toboali, Bangka Selatan. Kendati belum kantongi izin, tower milik provider XL tersebut, sudah berdiri tegak, bahkan pengerjaan hampir rampung 100 persen, sehingga kuat dugaan pembangunan tower tersebut syarat ada kongkalingkong antara perusahaan dengan oknum pejabat pemerintah setempat yang membuat pihak perusahaan berani mendirikan tower tanpa menghiraukan aturan.

PT. Protelindo diketahui tidak mengantongi izin berawal dari pengaduan masyrakat yang curiga tidak adanya keterangan izin mendirikan bangunan (IMB) dilokasi pembangunan tower dari sejak awal pembangunan.

Setelah ditelusuri ke pihak perizinan Pemkab Bangka Selatan, ternyata benar bahwa pembangunan tower tersebut belum mengantongi izin. Namun, dinas terkait melontarkan jawaban berbeda. Dimana menurut pihak Dinas komunikasi dan Informasi Bangka Selatan, menyatakan bahwa sudah ada izin sehingga pembangunan tower tersebut dinyatakan tidak ilegal, sementara pihak dinas perizinan dengan tegas menyatakan bahwa ilegal.

” mereka (PT. Protelindo) sudah mengajukan izin dan beberapa izin sudah ada hanya memang IMB (izin mendirikan bangunan) memang belum, masih dalam proses di kantor perizinan,” kata Plt Kepala Dinas Kominfo Pemkab Bangka Selatan, Medy Aswary.

Menurut Medy, pembangunan tower PT. Protelindo tidak dikatakan ilegal lantaran sudah mengantongi beberapa izin, diantaranya izin lingkungan yang dikeluarkan dinas lingkungan hidup dan izin advice planing yang dikeluarkan dinas Kominfo.

” terkecuali sama sekali tidak ada izin, jelas itu ilegal contoh ada beberapa pembangunan yang sudah kita stop. Untuk Permasalahan IMB ada keterlambatan pihak pemerintah sendiri, mereka sudah mengajukan lebih dari 14 hari, karena itu kita sepakati silahkan dibangun,” tutur Medy.

Kepala Bidang Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Perindustrian dan Perdagangan (DPMPPTSPRINDAG), Pemkab. Bangka Selatan, Faisal Orywika, juga mengakui pihaknya belum mengeluarkan izin IMB. Bahkan, belum ada berkas pengajuan izin mendirikan bangunan dari PT. Protelindo

” belum, belum ada kami mengeluarkan IMB nya,” ujar Faisal

” berkas pengajuanya juga belum masuk,” timpal Kepala Seksi Pendaftaran, Pididi

Pihaknya pun menyatakan, lantaran belum mengantongi izin mendirikan bangunan sementara pembangunan sudah berjalan dikatakan bahwa pembangunan tersebut ilegal.

Rupanya jawaban berbeda juga dilontarkan Dinas Lingkungan Hidup. Pihaknya rupa rupanya belum mengeluarkan izin lingkungan. Hal itu diakui Kepala Bidang Penataan dan Penaatan PPLH, Elfan

” belum, pengajuannya juga belum. Dulu pernah ada surat mereka (PT. Protelindo) masuk tapi bunyi isi suratnya tidak tepat pengajuan izin IMB itu bukan ranah kita, sudah kita kirim surat balasan tapi sampai sekarang belum ada surat balasan yanh kita terima,” tukas Elfan.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan