DIRUT PDAM TIRTA BANGKA BAYAR THR LEBIH AWAL

  • Whatsapp

Kabar gembira untuk pegawai dan karyawan PDAM Tirta Bangka, besok mereka akan menerima gaji dan THR sekaligus.

Bacaan Lainnya

Kabar tersebut disampaikan Direktur PDAM Tirta Bangka, Wellindra Bashir S.Sos, saat diminta pemaparan oleh Ketua Pansus terkait kondisin PDAM saat ini. Salah satu poin yang terucap Wellindra Bashir S.SOs adalah, PDAM Tirta Bangka akan membayar THR dan gaji karyawan lebih awal yaitu H-10.

Dalam paparannya saat mengikuti Rapat Pansus 2 di Ruang Banmus di DPRD Bangka, terkait penetapan modal PDAM Tirta Bangka, yang dihadiri oleh Ketua Pansus Maghrizan, dan anggota DPRD Bangka lainnya, Ketua Dewan Pengawas M. Kamil Abubakar, dan unsur Pemda yang terkait dengan Pansus Penetapan Modal PDAM Tirta Bangka. Pada tahun-tahun sebelum dia menjabat senilai Rp 7 milyar lebih. Berdasarkan hasil audit BPK, bantuan dana atau aset tersebut tidak dapat ditetapkan dengan dasar hukum NPHD atau Hibah, jadi semua aset di PDAM harus di Perda-kan. Nanti akan di bukukan dalam laporan Neraca PDAM sebagai aset milik Pemda Bangka yang terpisahkan.

“Gaji dan THR tersebut juga termasuk jajaran Dewan pengawas PDAM Tirta Bangka. Hari ini, Rabu 14 Juli 2017, saya sudah tanda tangani cek senilai kurang lebih Rp 800 juta untuk gaji dan THR. Besok, Rabu 15 Juli 2017 sudah di transfer ke rekening semua karyawan. Sudah 2 tahun ini saya tidak mengalami kendala, terkait sumber dana untuk gaji karyawan dan THR. Lain kalau 2 tahun yang lalu, saat saya baru-baru menjabat Direktur PDAM Tirta Bangka, sempat pinjam dana ke Bank Sumsel Babel untuk bayar THR Pegawai. Tapi mau bilang apa? Cash flownya enggak ada. Karyawan tahunya hak mereka dibayar, dan saat itu saya sampaikan kepada Bupati Bangka Tarmizi saat, dan Ketua Dewan Pengawas, kalau cash flow PDAM tidak cukup. Akan tetapi Bupati memahami kesulitan saya, dan juga menjadi penjamin saat itu tahun 2015” ungkap Welly Wiba, sapa’an akrab Direktur PDAM Tirta Bangka tersebut.

Lanjutnya, sudah dua tahun berturut-turut PDAM Tirta Bangka mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari hasil audit BPK. Dan ditahun 2017 ini, Welly berharap kembali mendapat predikat WTP.

“Tahun 2016 dan 2017, alhamdulilah berkat kerja keras seluruh karyawan dalam satu team di bawah kendali saya langsung, baik teknis maupun manajemen dengan skala prioritas, sehingga kerja keras team terbayar sudah dengan memdapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dua tahun terakhir ini, yaitu tahun 2015 dan tahun 2016. Insya Allah mohon doanya, kami akan mencoba untuk meraih Opini WTP ketiga ditahun 2017 ini” harapnya.

Saat ditanya wartawan, kalau THR pak Dir berapa, ya? Ia menjawab dengan diplomatis tanpa menyebutkan berapa angka nominalnya.

“saya dibayar Pemda Bangka, cukup lah kalau untuk saya dan keluarga, bahkan lebih dari cukup untuk standar saya yang hidup di Kota Sungailiat. Kalau saya total kerja dan loyal kepada PDAM di atas rata-rata, itu harga yang layak dan pantas untuk saya terima. Saya menerimah gaji 2 kali gaji tertinggi karywan PDAM, ditambah dengan dana operasional dana presentativ, serta BBM operasinal sesuai dengan SK Bupati. Saat ini gaji tertinggi karyawan PDAM Tirta Bangka kisaran Rp 7 juta lebih” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan