DISBUDPAR BANGKA SOSIALISASI SERTIFIKASI USAHA PARIWISATA

  • Whatsapp

DSC_0034 DSC_0001

KABARBANGKA.COM – Sungailiat

Bacaan Lainnya

Pemerintah melakukan langkah serius dalam mengembangkan sektor pariwisata, melalui penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2012 tentang Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Usaha di Bidang Pariwisata.

Untuk itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka menyelenggarakan sosialisasi sertifikasi usaha bidang pariwisata yang berlangsung Selasa (2/8) di ruang rapat Bina Praja Kantor Bupati Bangka yang diikuti para pengusaha restoran, perhotelan dan bidang lainnya terkait dengan pariwista.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Tedy Sudarsono mengatakan, dalam PP No. 52 tahun 2012 disebutkan bahwa, sertifikasi kompetensi di bidang pariwisata bertujuan untuk memberikan pengakuan terhadap kompetensi tenaga kerja, dan sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja.

Dijelaskan, sertifikasi usaha pariwisata dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepariwisataan, dan produktivitas usaha pariwisata.

“ Perlu adanya kesatuan pikiran antara pegusaha bidang pariwisata dan Pemerintah Daerah. untuk memajukan bidang pariwisata di daerah ini,” kata Tedy.

Dikatakannya, memasuki era Masyarakat Ekonomi Asian ( MEA ) setiap usaha bidang pariwisata sertifikasi itu sangat penting, sehingga memiliki kualifikasi dan dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan baik lokal maupun mancanegara saat mendapatkan pelayanan jasa pariwisata.

Diharapkan melalui sosialisasi dapat diikuti dengan upaya para pengusaha yang terkait dengan bidang pariwisata untuk membuat sertifikasi seperti yang diatur dalam PP No. 52 tahun 2012.

Seperti sertifikat tenaga kerja bidang pariwisata diberikan kepada tenaga kerja pariwisata yang telah memenuhi Standar Kompetenti Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), yang disusun oleh instansi pemerintah bidang pariwisata bersama-sama asosiasi usaha pariwisata, asosiasi profesi dan akademisi. Sertifikat ini diberikan melalui uji kompetensi sesuai SKKNI, standar nasional dan/atau standar khusus.

Sementara itu Kabid Pengambangan Distenisasi Pariwisata Masnurlinda dalam paparannya menjelaskan, setifikasi merupakan wujud dari dalam pemberian penilaiyan, yang dilanjutkan dengan menerbitkan sertifikat.

“ Sertifikat yang diberikan Sebagai bukti otentik yang dijamin keabsahan dari usaha yang dijalankan,” jelasnya.

Kesempatan tersebut dilakukan tanya jawab anatara peserta sosialisasi dengan nara sumber terkait dengan sertifikasi usaha bidang pariwisata. (Humas Bangka)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan