DISDIK BANGKA SIAP SERAHKAN SEKOLAH MENENGAH KE PEMPROV

  • Whatsapp

dsc_1925

KABARBANGKA.COM — Proses Penyerahan Personil, Prasarana/sarana dan Dokumen (P3D) sekolah menengah dan pengawas sekolah sudah dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangka kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung.

Bacaan Lainnya

Hal itu terkait dengan beralihnya kewenangan pengelolaan pendidikan sekolah menengah yang semula ada pada Pemerintah Kabupaten Bangka kepada Pemprov Kepulauan Bangka Belitung.

Ketika rapat pengalihan pengelolaan sekolah menengah kabupaten Bangka kepada Pemrov Bangka Belitung, Selasa ( 18/10 ) di ruang pertemuan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Padli megatakan, untuk aset lainnya seperti kendaraan dinas masih belum dilakukan penyerahan, karena masih menunggu keputusan dari Pemprov Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut Padli pengalihan yang dilakukan secara bertahap, dengan tetap mengacu kepada aturan yang berlaku sehingga tidak menjadi permasalah dikemudian hari.

Dijelaskannya, jumlah tenaga guru sekolah menengah di kabupaten Bangka sudah cukup stabil.

Namun bila diandingkan dengan guru SD yang saat ini mengalami kekurangan disebabkan banyak guru yang memasuki masa pensiun.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Fadli mengucapkan terimakasih atas pengabdian yang telah dilakukan para guru sekolah menengah dan pengawas selama ini untuk kemajuan pendidikan di kabupaten Bangka.

Sementara itu Sekda Bangka Fery Insani mengatakan, beralihnya kewenangan pengelolaan sekolah menengah kepada Pemprov hendaknya tidak hanya sarana, prasara, guru dan pengawas, namun juga para guru honor yang dibiayai Dinas Pendidikan juga dapat dialihkan kepada Pemprov.

“ Kecuali guru honor yang dibayar komite, guru honor yang dibayar Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka bisa juga dialihkan dan dibayar Pemprov,” ujar Sekda.

Untuk kendaraan dinas dikatakan Fery, bisa dipakai dahulu oleh para kepala sekolah dan pengawas sebelum adanya kepastian dari Pemprov untuk kendaraan dinas.

Menurut Sekda, bila kendaraan diambil Pemerintah Kabupaten Bangka akan mengganggu oprasional para guru dan pengawas, sementara kendaraan dinas dari Pemprov belum ada.

Diakuinya, tugas seorang kepala sekolah sangat berat yang dihadapi, setiap permasalahan yang terjadi di sekolah merupakan tanggungjawab kepala sekolah.

Sekda mengharapkan setiap permasalahan yang terjadi di sekolah dapat diselesaikan di dalam sekolah sendiri, sehingga tidak melebar kemana – mana.

“ Pemerintah sudah sangat memperhatikan dunia pendidikan, termasuk juga kesejahteraan guru yang semakin meningkat, hendaknya diikuti pula dengan meningkatnya kualitas pendidikan, “ ujarnya.

Kesempatan itu para kepala sekolah dan pegawas mendapat kesempatan berdialog dengan Sekda Bangka menyampaikan berbagai permasalah yang dihadapi dalam menjalankan proses belajar mengajar di sekolah. (Rus/Humas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan