Disebut Walikota Bukan Presiden, Molen: Bisa Marah Pak Jokowi

  • Whatsapp
Walikota Pangkalpinang, H. Maulan Aklil

PANGKALPINANG — Walikota Pangkalpinang, H. Maulan Aklil, menjelaskan tentang new normal yang Ia sampaikan beberapa hari yang lalu, yang mengundang berbagai komentar dari berbagai kalangan.

Orang nomor satu di Kota Pangkalpinang ini mengatakan, secara legal formal memang belum ada penetapan new normal di Pangkalpinang.

“Seperti yang saya sampaikan kemarin, itu adalah contoh new normal yang tanpa kita sadari. Misalnya wartawan menjalani aktivitas di luar harus memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak, itu salah satu contoh,” ucap pria yang akrab disapa Molen ini. Sabtu (30/05/2020).

Terkait adanya pernyataan yang menyebut bahwa Walikota Bukan Presiden, pria berusia 44 tahun ini menanggapi dengan santai.

“Ada yang ngomong Walikota Bukan Presiden. Ya, memang saya bukan presiden, bisa marah pak Jokowi. Saya hanya Walikota,” kata Molen.

Menurutnya, sebagai seorang pemimpin sudah pasti ada pro dan kontra serta kritik. Kalau ada pihak-pihak yang menganggapnya salah, serta salah menilai adalah hal yang wajar.

“Semua yang dilakukan ini adalah untuk masyarakat Pangkalpinang. Kalau ada yang menganggapnya salah, ya sudah, minta dimaafkan,” pungkasnya. (*)


Reporter : Iqbal
Editor : Romlan

Pos terkait