DITRIMSUS POLDA BABEL, BENARKAN SUDAH RINGKUS PEMILIK TI HUTAN KONSERVASI BUKIT MANGKOL

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Bos Tambang Inkonvensional yang beraktivitas Hutan Konservasi yang lumayan lama menjadi buruan Dit Krimsus Polda Babel, akhirnya berhasil diringkus polisi belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Setelah kurang lebih dua bulan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), akhirnya Sujono alias Atew berhasil ditangkap dikediamananya, yang beralamat di Desa Jeruk, Kecamatan Pangkalan Bara, Kabupaten Bangka Tengah.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Krimnal Khusus, AKBP Mukti Juharsa kepada sejumlah awak media, Kamis (22/12/2016). Dirinya menyebutkan bahwa sujuno alias ataw ini di tangkap bukan menyerahkan diri.

” Ataw ini kami tangkap dirumahnya, bukan dirinya menyerahkan diri, isu yang seperti itu bohong dan saya berkomitmen akan kejar perusak hutan lindung ataupun hutan konservasi,” tegasnya.

Ditambahkannya, untuk sementara tersangka akan dikenakan dengan Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan. Selain itu, penyidik juga menjerat tersangka dengan UU No 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara (Minerba), dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara, dan pidana denda paling banyak Rp 10 milyar.

Pada sebelumnya diberitakan, kasus ini bermula ketika tim gabungan dari Polda Kepulauan Babel yang terdiri dari Sat-Brimob dan Ditres Krimsus bersama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Bangka Belitung melakukan penggerebekan terhadap Tambang Inkonvensional (TI) yang belakangan diketahui milik Sujono alias Atew (28), yang melakukan aktivitas penambangan di Kawasan Hutan Konservasi Bukit mangkol pada 26 Oktober 2016 lalu.

Saat penertiban, tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit alat berat dan 8 orang saksi, dimana salah satunya sebagai koordinator tambang telah ditetapkan sebagai tersangka. (3k0)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan