DPC PERMAHI BABEL AUDIENSI DENGAN KAPOLDA BABEL

  • Whatsapp

img-20161103-wa0003

KABARBANGKA.COM — Kepengurusan DPC Permahi Babel, dan salah satu perwakilan LKBH DPC Perwakilan Babel, datangi kantor Polda Babel, Kamis (03/11/2016). Tujuan kegiatan ini hanya ingin melakukan Audiensi dengan Kapolda Babel, Brigjen Pol Anton Wahono.

Bacaan Lainnya

Pertemuan ini diisi dengan sisi berbagai macam pertanyaan terkait berbagai permasalahan, pemuda-pemudi Babel menyambut baik dengan pergantian Kapolda baru saat ini, dan mereka berharap kepada Kapolda Babel yang baru, untuk melakukan penegakkan hukum tanpa adanya diskriminasi, tanpa ada pandang bulu dalam melaksanakan fungsi penegakan dan pengawasan hukum.

Hal yang disampaikan oleh Aditya selaku Wakil Ketua DPC Permahi Babel. Permasalahan hukum dibahas tentang pertambangan, yang mana ini bukan hal baru di Provinsi Babel. Permahi Babel menilai pihak Kepolisian selaku penegak Hukum terkesan masih lambat.

” Permasalahan pertambangan di kepulauan Bangka Belitung bukanlah hal yang baru lagi, namun permasalahan ini adalah permasalahan turun temurun yang tak kunjung selensai. Sudah beberapa kali kita mengupayakan untuk membantu penegakan hukum untuk mengatasi permasalahan tambang ini. Namun terkendalanya adalah pelaksanaan oleh aparat Kepolisian yang cepat dan cekatan dalam melaksanakan funsinya. Sehingga cenderung mengabaikan, bahkan yang lebih parahnya oknum aparat Kepolisian itu srndiri yang ikut kedalam pusaran aktivitas tambangn illegal tersebut ” ujar Aditya

Darto, yang mana selaku mewakili perwakilan LKBH DPC Babel, menyampaikan pembahasan tentang pembuatan SIM Kendaraan secara mudah langsung jadi tanpa proses (di tembak) dan mendesak.

” Pembuatan SIM kendaraan yang menggunakan cara tembak, selain itu ketika razia masih ada pungli yang terjadi. Kepada Kapolda Babel yang baru untuk segera mengklarifokasi dan menelusuri hal ini untuk membenah internal Polda Kep Babel “, ungkap Darto.

Ayu Vitrian selaku Sekretaris DPC Permahi Babel, ikut memberikan masukan terkait masalah kepemudaan, seperti halnya masih banyak beredar Narkotika diwilayah Babel.

” Permasalahan kepemudaan, halnya mengingat masih banyaknya beredar Narkotika di Babel. Saat ini sebagian besar pelaku yang ditangkap hanyalah kelas bawah ke menegah, sedangkan pengedar kelas kakap sangat sulit untuk diamankan, apa yang menjadi kendala sehungga sangat sulit untuk melakukan penegakkan hukum terhadap pengedar kelas kakap di Babel “, masukkan Ayu.

Abdullah Hamsa memberi sinyal waspada kepada Kapolda Babel, untuk menjaga stabilitas hubungan antar ummat beragama di Provinsi Babel, serta menawarkan kerjasama antara Permahi Cabang Babel untuk membantu kinerja Polda Babel.

” menjelang pemilukada serentak ini di Babel, yang ditakutkan adanya oknum yang memaikan isu sara, sehingga mencorengkan pesta Demokrasi yang akan dilaksanakan pada bulan Februari 2017. Kami Permahi Cabang Babel menawarkan kerja sama dengan pihak Polda Babel, untuk membantu kinerja Kepolisian Babel sehingga penegakan hukum berjalan leboh baik dari sebelumnya, dan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian. oleh sebab itu, untuk memecahkan permasalahan yang sempat diskusikan, DPC Permahi Babel siap membantu Polda Babel “. Tambah Abdullah. (Robi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan