Empat Mobil Toyota Terlibat Kecelakaan Beruntun di Merawang, Paling Belakang Mobil Suparlan Dulaspar

  • Whatsapp
Kecelakaan beruntun di Merawang, Sabtu (21/11)

BANGKA — Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat mobil merek Toyota terjadi di ruas jalan Sungailiat-Pangkalpinang, tepatnya di Desa Merawang, Kecamatan Merawang, Sabtu (21/11) sekira pukul 14:20 WIB.

Keempat mobil yang terlibat kecelakaan beruntun itu, Toyota Fortuner warna hitam BN 1096 AX, yang dikemudikan Ari Wibawa.

Dibelakangnya melaju Toyota Avanza warna hitam BN 1191 PT, yang dikemudikan M. Fajar Sidik.

Dibelakangnya lagi Toyota Avanza warna hitam BN1486 TN, dikemudikan Satria.

Dan terakhir Toyota Avanza warna warna putih BN 1688 PP, yang dikemudikan Suparlan Dulaspar.

Tak lama setelah kejadian, anggota Piket Polsek Merawang dan Unit Laka Satlantas Polres Bangka tiba di lokasi, dan langsung melakukan pengamanan di TKP. 

Anggota Piket Polsek Merawang, AIPDA Helmi mengungkapkan, kecelakaan beruntun itu berawal dari mobil Tangki yang ngerem mendadak, sehingga mobil dibelakangnya juga ikut ngerem mendadak.

“Mobil Fortuner ini ngerem mendadak, karena didepannya ada mobil Tangki yang berhenti mendadak juga. Mobil Avanza dibelakangnya ini tidak menjaga jarak, sehingga tidak bisa mengontrol lagi,” ungkap Helmi.

Senada diakui Ari Wibawa, pengendara Toyota Fortuner, kejadian bermula ketika sebuah mobil Tangki yang melaju didepannya berhenti mendadak.

“Mobil Tangki itu didepan, dibelakangnya ada tiga mobil lagi. Mobil Tangki itu berhenti mendadak, tiga mobil dibelakangnya atau yang didepan mobilku berhenti juga. Karena mobil didepan berhenti semua, spontan aku juga berhenti. Tiba-tiba mobilku dihantam dari belakang, tiga kali beruntun. Kan, ada tiga mobil dibelakangku tadi,” beber Ari.

Fajar Sidik, pengemudi Toyota Avanza BN 1191 PT, juga membeberkan hal senada. Menurutnya, ketika melihat Toyota Fortuner didepan itu berhenti mendadak, dia sudah menginjak rem dan berusaha membanting stir ke kiri. Namun karena jaraknya terlalu dekat, tak ayal bagian depan mobilnya menghantam body belakang Toyota Fortuner itu, sampai tersangkut.

“Lihat Fortuner itu berhenti, spontan aku injak rem dan banting stir ke kiri, tapi masih kena juga belakangnya. Terus dari belakang, mobilku pula yang dihantam,” jelas Fajar.

Sementara keterangan Satria, pengemudi Toyota Avanza BN 1486 TN, mengaku tidak bisa lagi menghindar, karena jaraknya yang memang sudah dekat.

“Kami tidak ngebut, sekitar 60-an KM/Jam. Tapi memang jaraknya dekat, jadi tidak bisa mengelak lagi. Sudah kena mobil depan, dari belakang mobil putih itu lagi hantam mobilku,” kata dia.

Suparlan Dulaspar, pengemudi Toyota Avanza warna Putih BN 1688 PP, juga mengaku sudah cukup menjaga jarak. Namun karena mobil didepannya tetiba berhenti mendadak, dia pun spontan menginjak rem.

“Jarak kami tadi cukup jauh, dan tidak terlalu ngebut, rata-rata kecepatan sekitar 60 KM/Jam. Dari jauh aku sudah ngerem, tapi tiba-tiba mobil didepan itu berhenti mendadak, aku spontan injak rem mendadak juga, tapi masih kena juga. Mau gimana lagi?” kata Suparlan.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa kecelakaan beruntun tersebut, keempat mobil yang terlibat juga hanya rusak ringan. Para pengemudi juga sepakat, kejadian kecelakaan itu dilanjutkan ke proses hukum. (Romlan)

Pos terkait