Forum SICEST Pacu Kerjasama Pengembangan Teknologi Terapan di Daerah

  • Whatsapp

zzz zzzz

KABARBANGKA.COM — Sriwijaya International Conference on Engineering, Science and Technology (SICEST) 2016 akan memacu kerjasama potensial pengembangan ilmu teknik dan teknologi, terutama teknologi terapan yang cocok dan dapat diterapkan di daerah-daerah.

Bacaan Lainnya

“Saya meyakini kerjasama ini penting sebagai upaya kita mempercepat pengembangan ilmu teknik dan teknologi untuk mengisi kesenjangan antar wilayah dan lembaga, “ kata Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dr Yan Megawandi SH MSi pada forum SICEST 2016, di Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Rabu (09/11/2016).

SICEST merupakan forum diskusi internasional diikuti peserta yang bergerak di bidang teknik, ilmu pengetahuan dan teknologi dari 20 negara di dunia. Untuk tahun ini, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ditunjuk menjadi tuan rumah SICEST 2016 yang diprakarsai Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya Palembang.

Di kesempatan itu, Yan Megawandi juga memaparkan selayang pandang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada para peserta yang berasal Turki, Tiongkok, Australia, Singapura, Korea Selatan, Malaysia, Indonesia dan sejumlah negara lainnya. Dikatakan bahwa Bangka Belitung memiliki beragam budaya, etnis, agama yang dapat hidup berdampingan dengan harmonis.

Di sisi lain Yan menyinggung kegiatan penambangan timah yang dilakukan hampir di seluruh kabupaten/kota di Babel. Menurutnya, aktifitas tersebut tidak selamanya menjadi andalan dalam menggerakkan perekonomian daerah, karena telah meninggalkan jejak ekologis di Bangka Belitung.

“Kita harus bergerak maju mencari kesempatan lain, untuk menjaga vibran wilayah kami dengan cara yang lebih berkelanjutan, “ ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjut Yan Megawandi, Pemerintah Provinsi Kepualauan Bangka Belitung telah mengambil langkah srategis dengan mengembangkan pariwisata dalam rangka mengelola pembangunan yang lebih berkelanjutan untuk kesejahteraan rakyat. Baru-baru ini, papar mantan Kepala Dinas Pariwisata Babel ini, pihaknya telah mengusulkan Bangka Belitung sebagai Unesco Geopark Global.

“Tentu kami sangat berharap usulan itu disetujui sehingga dapat memberi dampak yang baik untuk meningkatkan pariwisata daerah,” ujarnya.

Dirinya berharap para peserta dapat menikmati potensi wisata Babel serta mengajak keluarga dan kerabatnya untuk berkunjung kembali ke Negeri Serumpun Sebalai.

Sementara itu Koordinator Komite SICEST 2016 Dr H M Faizal DEA mengatakan, perkembangan ilmu teknik dan teknologi memberikan dampak besar bagi kehidupan ekosistem. Karenanya dia percaya para peserta akan menyumbangkan ide-ide, informasi, pengetahuan untuk meningkatkan perkembangan ilmu teknik dan teknologi itu sendiri.

“Makalah dalam konferensi ini nanti akan memberikan kontribusi kepada peneliti, mahasiswa, para profesional, stakeholders, konsultans, pejabat pemerintahan, pemasaran, pengguna profesional, pembeli energi yang berasal dari berbagai negara,” jelasnya.

Konferensi internasional dengan tema “Membangun Masa Depan yang Lebih Baik Melalui Inovasi Ilmu Teknik dan Teknologi” diselenggarakan mulai tanggal 8 November dan berakhir pada 10 November 2016. (mislam, erik/humasprobabel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan