Gardu Pengawasan Partisipatif Bentuk Proaktif Masyarakat Kawal Pilkada Babel 2017

  • Whatsapp

img-20161020-wa0017

KABARBANGKA.COM — Dalam rangka pentingnya dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan hak pilih di dalam pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan dilaksanakan Februari 2017 mendatang, Bawaslu bekerjasama dengan pihak Akademisi dalam hal ini Universitas Bangka Belitung melaunching Gardu Pengawasan Partisipatif pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Pusat Perbelanjaan Giant Ekstra Pangkalpinang, (20/10).

Bacaan Lainnya

Acara ini dibuka oleh Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bidang Pemerintahan dan Kesra Ir Amrullah Harun MSi. Dalam Sambutannya, Amrullah Harun membacakan Sambutan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan bahwa masyarakat kepulauan bangka belitung hendaknya harus lebih proaktif dalam menyukseskan pilkada ini.

Lanjutnya, Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2017 ini, tanpa partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, maka pengawasan terhadap pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tidak akan dapat berjalan dengan maksimal.

Perlu penguatan dari seluruh stakeholders dan seluruh elemen masyarakat dalam mengawal proses demokrasi ini, dengan melibatkan rekan-rekan universitas Bangka Belitung khususnya fakultas ilmu sosial dan ilmu politik dalam melakukan pengawasan partisipatif pada beberapa titik yang tersebar di setiap kabupaten/kota provinsi kep. bangka Belitung.

Langkah ini menurut Amrullah Harun, bisa dikatakan sebagai langkah konkret pencerdasan politik yang dapat dilakukan secara bersama dengan menjalin kerjasama dengan para akademisi ini, akademisi inilah yang nantinya kami harapkan dapat menjadi pelopor demokrasi/agen demokrasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tercinta ini, yang pada akhirnya membantu Bawaslu Provinsi kep. bangka belitung dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat bangka belitung untuk sadar politik, dan sadar akan hak pilihnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zul Terry Apsupi, SS dalam sambutannya mengatakan bahwa Ide awal didirikannya Gardu Pengawasan Partisipatif ini adalah muncul dari para Mahasiswa UBB.

Ini merupakan kepedulian pihak akademisi dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengunakan Hak Pilihnya dan dalam rangka pengawasan terpadu proses Pemilihan Kepala Daerah ini.

Harapnya melalui kegiatan ini nantinya yang pada Pemilu lalu Partisipasi Pemilih adalah 68-69 persen, untuk pemilu ini Bawaslu berharap Partisipasi Pemilih mencapai 75 persen.

Ketua Bawaslu Republik Indonesia, dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bagian Perencanaan, Triyono dalam arahannya mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan upaya Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Menangkap ide-ide yang di munculkan oleh teman Mahasiswa UBB dalam rangka menyukseskan partisipatif masyarakat atas pemilu.

Peran Bawaslu RI yang saat ini meningkatkan peran peserta masyarakat dalam pengawasan Pemilihan Partisipatif. Dengan kegiatan yang dilangsungkan ini dapat memberikan masukan kepada Bawaslu RI. Dan pihaknya mengapresiasi apa yang telah dilakukan Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Mahasiswa, Karena hal positif ini adalah satu-satunya di Indonesia dan dapat menjadi percontohan di daerah lain.

Tak lupa Triyono mengingatkan untuk menjaga jaga kondisi stabilitas keamanan di Daerah.

Acara yang berlangsung di Ruang Publik ini terlihat 2 Bakal Calon Pasangan Wakil Gubernur M. Irwansyah dan Bakal Calon Pasangan Wakil Gubernur M. Sukirman, selain para pengurus partai politik, Organisasi Kemasyarakatan, Tokoh agama dan Tokoh Masyarakat serta Para Mahasiswa dari UBB dan Universitas lainnya.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan komitmen untuk menyukseskan Pemilukada ini yaitu “Ayo wujudkan Pilgub Babel 2017 yang demokratis dengan cara : Tolak Politik Uang, Tolak saling Menghujat dan Memfitnah, Tolak Golput, Tolak PNS yang Ikut Kampanye dan Tolak Kampanye tak terjadwal. Gardu ini sendiri akan ditempatkan di beberapa titik yang tersebar di 7 kabupaten/kota[truncated by WhatsApp]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan