GUBERNUR BERHARAP GEOPARK TIDAK HANYA DI BELITUNG

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Pulau Belitung terus melengkapi berbagai kekurangan untuk menjadi sebuah kawasan wisata taman alam atau geological park nasional. Oleh karena itu, Kamis (8/6/2017) Tim Geopark Belitong bertemu Gubernur Babel H. Erzaldi Rosman.

Bacaan Lainnya

Pertemuan kedua belah pihak tersebut, berlangsung di Ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel, Air Itam Pangkalpinang.

Ikut mendampingi Gubernur dalam kesempatan itu, Ketua Dekranasda Babel, Melati Erzaldi Rosman, Kepala Dinas Pariwisata Babel Rivai, dan instansi terkait lainnya.

Gubernur dalam kesempatan itu mengatakan, Belitung Geopark merupakan suatu hal yang sangat didukung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, karena dengan adanya Belitung Geopark dapat meningkatkan pariwisata di Babel, khususnya Pulau Belitung.

“Pemprov Babel mendukung dengan adaya Belitung Geopark untuk meningkatkan pariwisata di Pulau Belitung,“ tegas Erzaldi Rosman.

Erzaldi juga berharap tidak hanya Belitung saja dibentuk Geopark, tetapi Babel Geopark, sehingga wisata taman alam yang ada di Babel merata. Banyak lokasi yang sangat unik serta dengan keistimewaannya layak menjadi geopark di Babel.

“Kalau untuk geopark jangan hanya Belitung saja, tetapi di Pulau Bangka juga, seperti di Bangka Selatan dan di Bangka Tengah juga terdapat keunikan dari bebatuan yang menjadi lokasi yang sesuai menjadi geopark,” ungkap Erzaldi.

Sementara itu Ketua Tim Belitong Geopark Dyah Ekowati memberikan paparannya tentang pelaksanaan Belitong Geopark yang telah dikonsepkan, sehingga program Belitung Geopark dapat dilaksanakan secepatnya.

Dyah Ekowati juga menjelaskan ada beberapa wilayah yang menjadi bagian dari Belitung Geopark, terdiri dari KIK Karak Mountain, Juru Seberang, Laskar Pelangi Gantung, Bali Trans, dan beberapa wilayah yang memiliki kekayaan geologi di Pulau Belitung.

Ketua Tim Badan Geologi Bandung, Hanang Samudra, di tempat yang sama menyebutkan, Belitung merupakan lokasi yang sangat bagus dijadikan sebagai geopark, karena menurut UNESCO ada dua lokasi yang telah di kunci menjadi lokasi geopark yaitu Raja Ampat dan Belitung.

“Belitung geopark merupakan suatu hal yang sangat ideal, karena memiliki lokasi dan keunikan alam serta memiliki unsur masyarakat yang akan memelihara lokasi geopark, sedangkan Raja Ampat tidak memiliki penduduk yang akan mengelola lokasi geopark,” terang Hanang Samudra.

Diakhir pertemuan, dilakukan penyerahan cinderamata oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung kepada Gubernur Babel. (Humasprov/ Sentosa).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan