Guru Dan Siswa Resah, Gedung Ruang Kelas Alami Keretakan

  • Whatsapp

img-20161111-wa0021 img-20161111-wa0023

KABARBANKA.COM — ‘Memprihatinkan’… Mungkin kata kata ini yang tepat untuk menyatakan kondisi gedung ruang kelas murid di Sekolah Dasar Negeri 8 Belinyu Kabupaten Bangka.

Bacaan Lainnya

Terpantau oleh wartawan media ini, Jum’at (11/11/2016) pagi, geduang ruang kelas SD N 8 Belinyu itu,kondisinya memang sangat mengkuatirkan para pendidik dan murid yang menuntut ilmu di sekolah tersebut.

Salah satu guru pengajar di sekolah tersebut yang minta namanya dirahasiakan mengatakan, kondisi gedung ruang kelas tersebut selain plafonnya pecah dan atapnya terbuka, kwalitas kontruksi bangunan juga di pertanyakan.

“Maklum lah namanya juga kerja borongan hanya ngejar target, yang penting cepat selesai, kwalitas urusan belakang, sehingga hasilnya ya begini ini, plafonnya ambrol, atapnya ada yang terbuka,lantai dan dindingnya sudah pada retak bahkan sampai terbelah,”ungkapnya seraya menunjuk ke arah objek yang dimaksud disaat wartawan media ini melakukan investigasi dalam rangka menindak lanjuti laporan masyarakat.

Hal senada juga diungkapkan guru yang lain yang juga minta namanya tidak diespos, mengatakan sangat prihatin dengan kondisi gedung ruang kelas yang belum lama difungsikan itu.

“Kalau ndak salah gedung ruang kelas ini belum begitu lama difungsikan ,sepertinya tahun lalu, tapi kondisinya sudah mengalami keretakan yang cukup besar,” ungkap guru ini yang diaminkan oleh rekan-rekannya.

Menurutnya, kondisi seperti itu tentu sangat mengkuatirkan bagi rekan rekan guru dan siswa siswi yang sedang menjalani kegiatan mengajar dan belajar sehingga mau tidak mau mempengaruhi konsentrasi anak anak murid dalam mengikuti pelajaran.

“Kalau keadaannya seperti ini gimana murid murid bisa konsentrasi belajar.Bahkan kami terus terang bila kondisi seperti ini di biarkan,kuatir nantinya akan mengancam keselamatan para siswa atau para guru yang setiap harinya mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang tersebut,”keluhnya dengan nada kuatir.

Oleh sebab itu dirinya dan rekan rekan sejawatnya sangat berharap pihak diknas kabupaten Bangka untuk lebih memperhatikan kondisi gedung ruang kelas SD N 8 Belinyu.

“Harapan kami pihak diknas lebih perhatian dengan kondisi gedung sekokah ini sehingga dalam waktu dekat gedung ini dapat segera diperbaiki dengan kwalitas yang bagus sehingga anak anak bisa lebih konsentrasi dalam belajar. Selain itu kami juga minta aparat penegak hukum untuk turun kelapangan guna menelisik proyek pembangunan gedung yang menghabiskan dana ratusan juta namun hasilnya sangat jauh dari yang diharapkan.Bahkan membuat para guru dan para siswa merasa resah dengan kondisi bangunan yang dihasilkan,” pungkasnya.

Sementara itu ,kepala dinas pendidikan kabupaten Bangka, Fadli melalui Kabid Dikdas Imransyah, saat di hubungi wartawan media ini terkait hal tersebut melalui pesan singkatnya mengatakan bahwa dirinya sedang jadi mentor di Badan Diklat Provinsi.

“Sy agik jadi mentor di badan diklat prov.hubungi langsung kasi sarana tks,”tulis Imransyah via SMS.

Terpisah, Kasi Sarpras Diknas Kabupaten Bangka, Mulyarto Kurniawan saat di temui wartawan media ini Sabtu (12/11) di ruang kerjanya mengatakan, kegiatan proyek pembangunan gedung ruang kelas itu sejatinya untuk ruang guru yang pekerjaannya TA 2013 melalui Dana Daba Provinsi.

“Kalau dak salah pemenangnya CV Lekesa, sedangkan Direkturnya saya dak tau, dicari tau saja sendiri, soalnya pada saat kegiatan tersebut berlangsung saya belum duduk di bidang ini, jadi saya tidak tau pasti siapa direkturnya,” pungkasnya.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan pihak CV Lekesa yang info terakhir diperoleh wartawan media ini direkturnya bernama Atit belum bisa dikonfirmasi terkait hasil pekerjaan yang dilaksanakan pihaknya hingga meresahkan pengguna gedung ruang kelas SD N 8 Belinyu. (Rml /Bustami)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan