H. Bidin Berharap Masyarakat Pesisir Tidak Bergejolak

  • Whatsapp
H. Bidin

KABARBANGKA.COM, BANGKA —  Selaku tokoh masyarakat dan tokoh nelayan Sungailiat, dan mantan Ketua Kompensasi KIP Sungailiat tahun 2011 – 2018, H. Zainal Abidin yang biasa disapa H. Bidin berharap masyarakat pesisir yang terkena imbas operasional Kapal Isap Produksi ( KIP) di Air Kantung Sungailiat tidak bergejolak, hanya dikarenakan permasalahan yang muncul baru – baru ini.

Permasalahan tersebut berawal dari beroperasinya KIP Gelasa di dekat muara Air Kantung, yang biasa digunakan sebagai alur keluar masuk perahu nelayan dan rawan terjadi pendangkalan.

Bacaan Lainnya

“Saya baru 2 hari ini mengikuti berita di koran terkait KIP Gelasa. Saya harapkan karena kita ini sama – sama kenal, lebih baik diselesaikan dengan diskusi atau ketemu biar tidak terjadi gejolak,” kata H. Bidin dikediamannya, Rabu (21/06/2018).

Disinggung mengenai prosedur beroperasinya KIP Gelasa, H. Bidin menyayangkan KIP tersebut beroperasi tanpa diketahui kepala lingkungan, nelayan, dan masyarakat sekitar.

” Di air kantung itu sudah beroperasi 2 KIP yang di setujui masyarakat dan nelayan. Nah, kalau KIP Gelasa ini menurut informasi yang saya dapatkan, tidak diketahui, apalagi di setujui? Bahkan oleh Kaling setempat, jelas ini tidak sesuai prosedur, makanya terjadi seperti ini (gejolak),” terang H. Bidin.

Menurutnya, bahwa setiap perwakilan kelompok yang berstatement di media harus sesuai dengan amanah dari nelayan ataupun masyarakat, dan jangan sewenang – wenang.

” Saya menyayangkan tuduhan oleh sekelompok orang terhadap Ridwan selaku Ketua HNSI, itu terkesan menjatuhkan pribadinya. Soalnya Ridwan itu menjalankan tugasnya sebagai Ketua HNSI, mempertanyakan dan merespon adanya laporan nelayan terhadap KIP Gelasa ini,” terangnya.

H. Bidin juga berharap laporan ke kepolisian atas dugaan penggelapan dana kompensasi nelayan senilai kurang lebih 300 juta rupiah, agar cepat diproses hukum untuk menghindari permasalahan kedepan.

” Ya, untuk permasalahan penggelapan dana itu juga saya harap agar cepat ditetapkan status hukum oleh kepolisian, biar bisa saling percaya dan adem pesisir ini,” harapnya. (Ikrar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan