Hadapi Persaingan Global, Gubernur Rustam Minta Seluruh Perusahaan Babel Terapkan K3

  • Whatsapp

img-20161014-wa0010

KABARBANGKA.COM — Bagi Perusahaan yang belum menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada karyawannya agar segera melaksanakannya, hal ini selain untuk memberikan rasa aman karyawan saat bekerja, juga demi mendorong produktivitas dalam menghadapi persaingan global.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi dalam sambutannya pada acara penyerahan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2016 yang di selenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di PT. Palmindo Mitra Lestari, Bangka, Jum’at (14/10/2016)

“Saya meminta bagi perusahaan di Babel yang belum menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja karyawannya agar segera dilaksanakan, hal ini penting selain memberikan rasa aman karyawan saat berkerja juga dalam rangka mendorong produktivitas dan meningkatkan daya saing global, ” ungkap Rustam Effendi.

Ketiga perusahaan yang menerima sertifikat K3 dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung pada tahun ini yaitu Palmindo Mitra Lestari, Gunung Pelawan Lestari dan Gunung Maras lestari.

Gubernur Rustam dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada ketiga perusahaan yang telah memberikan kontribusinya dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja para karyawannya.

“Selamat kepada kepada ketiga perusahaan yang telah menerima sertifikat K3 pada hari ini, setifikat diberikan sebagai penghargaan atas kontribusi perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja pegawainya, “ ucap Gubernur Rustam.

Acara penyerahan tersebut yang dihadiri oleh pimpinan dan karyawan masing – masing perusahaan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan sejumlah pejabat kepala SKPD di lingkungan Pemprov Babel serta undangan lainnya.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didik Suprapto, SH mengatakan di Bangka Belitung terdapat sejumlah 1490 perusahaan dan hanya 1035 yang sudah mengirimkan wajib lapor.

Ditambahkan Didik, perusahaan yang telah memiliki P2K3 sebanyak 127 dan terdapat lebih dari 400 yang belum mengirimkan wajib lapor.

“Tujuan dilaksanakan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) ini adalah untuk memotivasi perusahaan yang ada di Bangka Belitung agar mampu mengatasi kejadian atau kecelakaan kerja yang terjadi dan juga mendorong kepada perusahaan agar menekan angka kecelakaan kerja di lingkungan perusahaannya, “ terangnya.

Bangka Belitung menurut Didik “Zero Accident” belum tercapai sehingga diharapkan kedepan mampu bersaing dengan provinsi yang lain dalam P2K3.

Terkait sertifikat yang diterimanya, Pemimpin perusahaaan PT. Palmindo Mitra Lestari Datuk Dr. H. A. Ramli Sutanegara S.H menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang telah membina PT. PML dalam meningkatkan pelayanan dalam K3,” ungkap Ramli Sutanegara. (Sentosa/humasprobabel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan