Harga Cabai Di Sejumlah Daerah Alami Penurunan

  • Whatsapp
ilustrasi cabai. sumber foto : LH

KABARBANGKA.COM — Awal September 2017, sejumlah harga bahan pangan di pasar tradisional di beberapa Provinsi, terlihat semakin terjangkau oleh masyarakat. Termasuk soal cabai, satu komoditas yang berperan vital dalam kuliner Bangka.

Terkait dengan hal itu, baru-baru ini, Pemprov Bangka Belitung mengesahkan Perda soal Ketahanan Pangan, yang pengesahannya dihadiri oleh Wagub Babel, Abdul Fattah, Selasa kemarin, 12/09. Dimana dengan Perda tersebut pemerintah dapat mengendalikan cadangan sembako di Babel.

Bacaan Lainnya

Disaat bersamaan, di Kabupaten Bangka Tengah, menurut Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Useng Komara, saat dimintai komentarnya perihal pengendalian dan ketersediaan stok sembako, Ia berpendapat, idealnya memang diikut dengan aturan hukum.

” Kalau itu sudah ada perdanya, itu langkah maju, berarti untuk pengendalian harga dan stok persediaan pangan bisa lebih dimonitor karena sudah ada payung hukumnya,” katanya, Rabu sore, 13/09/2017.

Selanjutnya Useng mengatakan, bahwa dari kesembilan bahan pokok yang ada dalam wewenang dinasnya, Ia lebih sering membagi fokus pada item-item yang sering alami fluktuasi harga.

” Harga yang sering alami fluktuasi, ada dua jenis, yaitu ikan dan cabe, untuk saat ini, cabe kecil diharga 40 ribu, cabe besar 30 ribu,” tandasnya.

Sebagai pelengkap, dikutip dari liputan6.com, Untuk di Pulau Jawa, penurunan harga cabai paling besar adalah jenis cabai rawit hijau yang turun Rp 2.500 per kg, dan kini dijual dengan harga Rp 26 ribu per kg. Sedangkan cabai rawit merah turun Rp 2.000 menjadi Rp 30 ribu per kg. (LH)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan