Hendak Kabur, Pelaku Curas ” Dihadiahi” Timah Panas Oleh Polisi

  • Whatsapp

KABARBANGKA. COM—Tim Gabungan dari Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kep. Babel bersama Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Basel dan Unit Reskrim Polsek Toboali berhasil meringkus tersangka perkara tindak pidana CURAS atas nama Pitung, Selasa(13/06/2017) sekira pukul 17.30 wi di simpang 3 jalan Gor tembusan jalan tanah merah bahar Kec. Tobuali Kabupaten Bangka Selatan.

Diamankannya pitung yang merupakan wargas asal selapan dan berdomisili di Jl. Sukadamai kontrakan Hj. Hilo Kec. Toboali Kab. Bangka Selatan ini dikarenakan telah melakukan tindak pidana curas terhadap salah seorang honorer Bakuda Basel atas nama yuke pada senin lalu.

Bacaan Lainnya

Demikian disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Abdul Mu’nim didampingi oleh PLH Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Babel, AKBP wahyudi kepada wartawan saat menggelar Konfrensi Pers, Rabu(14/06/2017) di Mapolda Babel.

Dikatakanya, dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Vega tanpa plat, 1 (satu) unit hp Nokia warna hitam type 105 , 1 (satu) buah dompet milik korban warna coklat merk Crocodile yang berisi Atm, bank Sumsel Babel, kartu BPJS, anting – anting yang dibuang pelaku di Jl. Keramat.1 (satu) buah tas warna hitam berisi amplop milik korban yg dibuang di Parit 3.

” Dari hasil kejahatan pelaku membeli barang berupa 1 ( satu) unit hp Samsung warna putih 1 (satu) buah pakaian wanita warna merah 1 (satu) buah baju koko warna ungu hitam,” bebernya.

Sementara itu Plh Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Babel, AKBP Wahyudi menjelaskan saat hendak melakukan penangkapan terhadap pelaku, petugas terpaksa harus melumpuhkan tersangka dengan timah panas sebelah kanan karena ingin melarikan diri.

” Saat hendak diamankan tersangka sempat melawan dan hendak melarikan diri, karena hal tersebut kami terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas dan selanjutnya tersangka kami bawa ke rumah sakit tobuali untuk dilakukan pengobatan, ” jelasnya.

Selanjutnya ia juga menyebutkan atas perbuatannya pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 365 dan 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

 

Reporter : Eko Septianto Rasyim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan