Hj. Melati Erzaldi: Tenun Cual Merupakan Warisan Budaya Bangka Belitung

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Tenun cual merupakan warisan budaya Bangka Belitung dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Dan upaya untuk menjaga budaya lokal tersebut adalah dengan cara branding tenun cual.

Bacaan Lainnya

“Jadi satu cara yang akan Dekranasda Bangka Belitung lakukan guna menjaga dan mengembangkan kerajinan tenun cual adalah dengan melakukan branding tenun cual sehingga melalui branding ini diharapkan memberikan implikasi terhadap permintaan tenun kain cual sehingga dapat memberikan implikasi positif bagi para pengrajinnya,” tegas Melati.

Hal tersebut disampaikan Ibu Melati usai pelantikan Pengurus Dekranasda Provinisi Kepulauan Bangka Belitung hari Rabu, 20/07, yang dihadiri oleh perwakilan Dekranasda Kabupaten/Kota, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah, Sekretaris DEKRNAS Ikhwan Asrin, perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi dan perwakilan kantor BI Bangka Belitung.

Selain membangun branding tenun kain cual, Melati juga mengungkapkan bahwa saat ini DEKRANASDA Bangka Belitung telah bekerjasama dengan Bank Indonesia perwakilan Bangka Belitung untuk membantu para pengrajin dan sekaligus mengembangkan ekonomi kreatif di daerah.

“Pada tahun 2018 akan ada kegiatan di Mentok – Bangka Barat untuk pengembangan produk bagi para pengrajin khususnya berkenaan dengan tenun cual, dimana Bank Indonesia menjadi fasilitator, membantu dan membina para pengrajin dari hulu hingga hilir,” ungkap Melati.

Melati juga mengungkapkan bentuk pelatihan bagi para pengrajin tenun cual adalah bagaimana cara dan proses pembuatan tenun kain cual, pemberian bantuan mesin dan bahan baku dan kerja sama dengan beberapa desaigner untuk membantu pengrajin dalam mengembangkan produk cual.

“Nantinya bentuk kegiatannya adalah para pengrajin akan dilatih untuk membuat kain cual, bantuan mesin, bahan baku sampai akhirnya menjadi suatu produk yang akan dipamerkan. Bahkan untuk membangun branding cual ini direncanakan akan menggandeng designer,” ungkap Melati.

Lebih jauh, Melati juga menjelaskan bahwa pengembangan melalui branding kain cual tidak terlepas guna menjaga dan melestarikan keberadaan tenun kain cual. Sedikitnya jumlah SDM penenun kain cual merupakan satu faktor utama perlunya perhatian pemerintah bersama dengan DEKRANASDA selaku mitra pemerintah dalam mengembangkan dan menjaga keberadaan unsur budaya kerajinan tenun kain cual.

“ DEKRANAS telah melakukan penelitian bahwa keberadaan warisan budaya tenun cual ini sudah hampir punah, maka Dekranas dan Dekranasda sebagai mitra pemerintah berperan untuk menjaga warisan budaya tersebut,” tegas Melati.

source : Dinas Kominfo Pemprov

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan