Humas PT Babel : Pemeriksaan Terhadap Pelapor Sudah Dilakukan

  • Whatsapp

logo-pengadilan

KABARBANGKA.COM — Proses perkembangan penanganan perkara laporan kasus pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan oleh 3 oknum hakim dan 1 orang panitera dari Pengadilan Negeri Sungailiat sudah memasuki tahap pemeriksaan pelapor.

Bacaan Lainnya

Hal ini dijelaskan Kabag humas Pengadilan Tinggi Bangka Belitung (PT Babel),Agus Suwargi kepada wartawan media ini,Senin(7/11/2016).
Agus mengungkapkan pihak pelapor seminggu yang lalu telah mendatangi kantor Pengadilan Tinggi Bangka Belitung.

“Pelapor yakni Jacobus dan pengacaranya tanggal 1/11/2016 lalu telah datang ke kantor PT Babel guna menjalani pemeriksaan terkait laporan yang mereka sampaikan beberapa waktu lalu terkait pelanggaran kode etik 3 orang Hakim dan 1 orang panitera dari PN Sungailiat dalam sidang perkara sengketa lahan,”ungkap Agus melalui sambungan telephon kepada wartawan media ini.

Agus menambahkan,pemeriksaan yang dilakukan pihak PT Babel berlangsung beberapa jam lamanya.

“Pelapor ,kita periksa dari pukul 10.00 WIB pagi hingga pukul 12.00 WIB siang.Pemeriksaan seputar isi laporan dan bukti bukti yang menguatkan laporan tersebut,”beber
Agus.

Masih lanjut Agus hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan segera disampaikan kepada pimpinan.

“Dari pemeriksaan yang telah kita lakukan baik kepada pelapor maupun hasil pemeriksaan kepada terlapor, nantinya akan segera kita sampaikan kepada pimpinan, “terang Agus.

Seperti dilansir sebelumnya, pihak Jakobus dan pengacaranya melaporkan dugaan pelanggaran Kode Etik terhadap 3 orang hakim dan 1 orang Panitera Pengganti dari PN Sungailiat ke Pengadilan Tinggi Bangka Belitung, Kamis (13/10/2016) lalu. Majelis Hakim dan Panitera Pengganti tersebut dilaporkan terkait permasalahan Etika Hakim dalam memeriksa dan mengadili perkara.

“Pihak kami menerima laporan dari Jacobus hari Kamis (13/10/2016) melalui Kuasa Hukumnya, mengenai perkara Sengketa Tanah, yaitu Perkara Nomor 16 Tahun 2016. Sesuai laporan yang diterima, yang dilaporkan mengenai Etika Hakim. Yaitu Hakimnya diduga tidak menjalankan sesuai dengan Hukum Acara” terangnya.

Ditambahkan Agus Suwargi, bahwa usai pemeriksaan terhadap keempat orang terlapor tersebut, selanjutnya pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak pelapor.
” Para Hakim dan Panitera yang kita periksa satu persatu, dan pemeriksa itu dilakukan cukup lama selesainya sampai Pukul 12.30 WIB. Pemeriksaan itu baru sebatas konfirmasi saja, itu baru sepihak, ya?

Seharusnya kan, yang diperiksa itu pelapor dulu. Nah, sehubungan pelapor ini jauh karena Kuasa Hukumnya kan ada di Jakarta. Jadi sebelum Mahkamah Agung (MA) mengambil sikap terlebih dahulu untuk meminta klarifikasi. Nah, hari ini kuasa hukum Jacobus itu sudah kita surati, rencananya awal November akan kita konfirmasi. Bahwa laporannya begini, betul gak? Jadi kami sudah punya gambaran dari majelis kemarin. Dengan si pelapor itu, kita juga akan meminta bukti-bukti. Apakah ada bukti rekaman dan lain sebagainya? Kita pengen tau itu” jelas Agus Suwargi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan