Ini Bantahan Oknum Guru SD MIN 2, Terkait Siswa Yang Disuruh Pulang Saat Ulangan

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Pihak Sekolah Dasar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Pangkalpinang, menyangkal pemberitaan terkait larangan mengikuti ulangan sekolah kepada siswa yang terhutang pembayaran uang buku LKS.

Bacaan Lainnya

” Kami tidak pernah untuk tidak mengikutsertakan siswa ulangan lantaran belum lunasnya pembayaran uang buku Lembar Kerja Siswa (LKS). Hanya saja, kami ingin menguji kejujuran anak didik kami yang mengatakan uang LKS tersebut tertinggal dirumah,” ujar Tuwendi, wali kelas V SD MIN 2 Kota Pangkalpinang diruang kerjanya, Juma’t (9/12).

Diakuinya, memang berapa bulan yang lalu (setelah masuk ajaran baru) pihaknya telah memberikan terlebih dahulu LKS kepada murid-muridnya dengan pembayaran dibelakang hari.

” Dari semester pertama bulan Juli sampai Desember pihak koperasi akan menutup buku dari tema 1 sampai tema 5, dari itu kami mengambil ahli yang artinya siswa yang telah mengambil buku LKS untuk dapat melunasinya pada bulan Desember ini. Sebenarnya kami sudah mewanti-wanti itu semua kepada seluruh siswa yang telah mengambil LKS untuk dapat melunasi LKS tersebut di bulan Desember. Hanya saja setiap di minta para murid selalu mempunyai bermacam alasan” terangnya.

” Bagi mereka yang tertunda pelunasan pembayaran LKS memang kami suruh pulang untuk mengambil uang tersebut, tapi pada saat sebelum jam ulangan berlangsung dan memang kondisi cuaca sedang mendung,” ungkapnya. (3k0)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan