IWO SUMUT KECAM PENGANIAYAAN TERHADAP KONTRIBUTOR INEWSTV

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Royman S Purba SE, menyesalkan maraknya tindak kekerasan terhadap jurnalis di Sumatera Utara khususnya kota Medan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, tindakan kekerasan terhadap jurnalis dalam melakukan tugas jurnalistik adalah bentuk nyata pembangkangan terhadap Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

“Undang-undang tersebut dengan tegas menyatakan, bahwa jurnalis dilindungi dari tindak dan atau perampasan alat-alat kerja, serta tidak boleh dihambat atau diintimidasi oleh pihak manapun,” kata Royman Jumat (24/3/2017).

Menurutnya, pengusutan mendalam atas insiden penganiayaan ini harus dilakukan oleh Panglima TNI/Kapolri.

“Melakukan evaluasi terhadap jajaran di bawahnya tentang tugas pokok prajurit dalam melindungi dan mengayomi masyarakat, mengingat kasus pemukulan terhadap jurnalis makin kerap terjadi,” kata dia.

Ditambahkannya, penyelesaian kekerasan terhadap wartawan melalui jalur hukum akan lebih baik.

Ia mencontohkan, kekerasan terhadap wartawan baru saja terjadi di kantor Gubernur Sumatera Utara.

“Penyelesaian secara hukum akan memberi rasa adil kepada para korban,” harapnya.

Royman juga meminta penegak hukum memberikan hukuman yang seberat-beratnya bagi para pelaku.

“Pelaku harus dihukum seberat-beratnya,” ujarnya didampingi Sekertaris IWO Sumut Sugandhi Siagian.

IWO Sumut meminta Dewan Pers dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melakukan upaya hukum terkait maraknya kekerasan terhadap wartawan.

“Atas insiden ini, IWO Sumut juga meminta kepada seluruh jurnalis untuk tidak gentar melaksanakan tugasnya,” pungkasnya.

Diiketahui Kamis (24/3/2017) sekitar pukul 21.30 WIB kontributor INews TV Biro Medan, Adi Palapa Harahap mengalami tindakan kekerasan dirumahnya Jalan Pasar 3 Mabar Hilir Sekolah Inpres Pelita yang dilakukan oleh orang tidak dikenal.

Akibatnya, korban mengalami luka memar dibagian bibir, wajah, kepala, dada akibat dipukuli 5 orang pelaku.(IWO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan