JEMBATAN PENGHUBUNG ANTAR DESA TERPUTUS, WARGA TERPAKSA TEMPUH JARAK 10 KM

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Kunjung mengunjungi antara sanak saudara dan kerabat di hari lebaran Idul Fitri merupakan rangkaian dari kegiatan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Tentunya setiap Muslim berharap untuk bisa menunaikannya. Tidak terkecuali warga yang tinggal di desa Dalil Kecamatan Bakem. Mereka juga layaknya seperti kaum Muslimin di tempat lain berharap dapat saling kunjung mengunjungi ( bersilaturrahim). Tapi sayangnya harapan itu terkendala dengan ambrolnya jembatan di jalan penghubung antar desa Dalil dengan desa lainnya.

Terpantau, Senin (26/6/2017) lalu Jembatan yang menghubungkan desa Dalil dengan desa lainnya seperti Paket I, II dan desa Nibung serta Tanah Bawah ini ambrol lantaran gorong gorong yang dipasang warga secara swadaya pecah akibatnya lapisan permukaan jalan ambles.

Bacaan Lainnya

Dengan putusnya jalan itu, warga sekitar yang hendak berkunjung dari desa Dalil ke Paket satu, paket dua atau ke Nibung dan ke Tanah Bawah terpaksa harus mengambil jalan alternatif menempuh jarak 10 km.

” Acara silaturrahim kami sedikit terkendala dalam perayaan Idul Fitri tahun ini, lantaran jembatan jalan penghubung terputus sehingga kami warga sekitar sini terpaksa harus memilih jalan alternatif yang jaraknya hampir 10 Km,” ungkap Karyono.

Menurut Karyono untuk bisa terhubung dengan beberapa desa tersebut, warga pun berupaya merakit beberapa kayu bulat sebagai pengganti jembatan sehingga mereka bisa melewati jalan tersebut.

“Namun harus exra hati hati, namanya saja jembatan darurat swadaya warga yang penting bisa lewat,” ujarnya.

Ditambahkan Karyono, dirinya beserta warga sekitar desa Dalil sangat berharap pemerintah daerah khususnya pemkab Bangka bisa memberikan bantuan untuk membangun jembatan yang lebih kuat di jalan tersebut sehingga warga desa Dalil bisa merasa aman dan nyaman dalam berkendaraan.

” Mohon kiranya Pemda dapat memperhatikan kondisi jalan dan jembatan di desa kami, dapat dibangun dengan yang lebih baik sehingga warga pun bisa merasa lebih aman dan nyaman dalam berkendaraan,” pintanya.

Terpisah, bupati Bangka, Tarmizi Saat berjanji untuk segera mengirimkan tim ke lokasi guna membuat jembatan dengan dana darurat.

” Tim segera turun untuk membangun jembatan dengan dana darurat,” jawab Tarmizi ketika wartawan media ini meminta tanggapan terkait kondisi jembatan desa Dalil via aplikasi WhatsApp mesenger, Rabu (28/6/2017).

Dia menambahkan kalau jalan dan jembatan yang dimaksud itu seharusnya tanggung jawab PT Sumarco karena itu aset mereka bukan aset Pemkab Bangka.

” Jalan dan jembatan itu seharusnya tanggung jawab PT Sumarco karena itu aset mereka bukan aset pemkab Bangka. Tapi karena mereka (PT Sumarco, red) sudah dak peduli beberapa tahun ini maka pemkab demi masyarakat telah memperbaiki jalan dan sudah bangun dua jembatan. Ini juga akan kita bangun,” tutupnya. (Rml)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan