Kalau Benar Terbukti Akan Kami Kenakan Sangsi

  • Whatsapp

 

KABARBANGKA.COM — Praktek ‘ngerit’ BBM ( membeli bahan bakar minyak harga subsidi untuk dijual dengan harga normal) di Provinsi Bangka Belitung masih marak terjadi.

Bacaan Lainnya

Pantauan kabarbangka.com, pada Selasa, 20/06, di beberapa SPBU di Wilayah Bangka Tengah, membuktikan bahwa tindakan yang menyalahi aturan tersebut, secara terang-terangan dilakukan.

Sementara itu, Kepala Hiswana Migas Cabang Provinsi Bangka Belitung, Suhendra, ketika dikonfirmasi media ini keesokan harinya, Rabu, 21/06, secara tegas melarang praktek yang merugikan konsumen, yang seharusnya disalurkan untuk segmen tertentu tersebut.

” Kalau di Bangka Belitung memang sering terjadi praktek di masyarakat untuk membeli dengan harga BBM subsidi, kemudian dijual kembali di harga normal, dan dari kami sudah ada instruksi melalui surat resmi ke tiap SPBU untuk melarang aktifitas tersebut,” tegas Suhendra.

Melengkapi informasi sebelumnya, Suhendra juga kembali menghimbau agar beberapa SPBU yang disinyalir masih melakukan praktek tersebut, untuk segera menghentikannya. Atau akan mendapatkan sangsi dari Hiswana Migas.

“Sesegera mungkin agar dihentikan, karena jika terbukti, akan kami kenakan sangsi, dihentikan supply BBM ke SPBU tersebut selama satu bulan,” tutup Suhendra. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan