Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang Gelar Publik Expose Capaian Program JKN-KIS

  • Whatsapp

KABARBANGKA. COM—-Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial Kantor Cabang Pangkalpinang melakukan konferensi pers terkait dengan capaian program JKN KIS serta dampak terhadap perekonomian Indonesia diruang rapat kantor BPJS, Selasa (22/8)

Dede mengatakan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak bagi masyarakat Indonesia, hal ini sesuai dengan UUD 1945. untuk itu pemerintah sudah berkomitmen untuk membantu pembiayaan iyuran kepada peserta yang tidak mampu atau fakir miskin kepada BPJS kesehatan mulai dari tahun 2014 sampai 2017 melalui dana APBN.

Bacaan Lainnya

“Jumlah iyuran peserta Penerima Bantuan Iyuran (PBI), sejak adanya BPJS pada tahun 2014 terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2014 peserta PBI 19,9 Triliyun, sampai pada tahun 2017 mencapai 25,4 Triliyun,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dede mengungkapkan dampak perekonomian dari hasil lembaga eksternal, bahwa dengan adanya program JKN KIS dapat menyumbang data aktivitas ekonomi sebesar 152 triliyun.

“Dari segi pelayanan, pemerintah terus meningkatkan pemenuhan fasilitas kesehatan dari tahun 2014-2017  terus mengalami peningkatan. Mulai dari fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (puskesmas) pada tahun 2014 sebesar 9.788 sampai dengan 2017 mencapai 9.829. Sedangkan  pelayanan kesehatan tingkat lanjut (rumah sakit) pada tahun 2014, sebesar 726 hingga 2017 mencapai 884,” ujarnya.

Sementara Untuk perkembangan kepesertaan, Dede menyebutkan sejak berdirinya BPJS Kesehatan pada tahun 2014-2017 semester satu dalam kurun waktu 3,5 tahun mencapai 180.290.638 jiwa sekitar 70% dari jumlah penduduk. “Ini mengalami peningkatan yang cukup pesat dibandingkan dengan negara lain seperti Jerman, Belgium, Austria, dan negara lainnya,” jelasnya.

“Kita akan terus melakukan peningkatakan setiap tahunnya, dan Kita berharap pada tahun 2019 semuanya sudah tercaver dari jumlah penduduk yang ada,” harapnya.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan