Kasus Kurma Berbelatung, Penyidik Masih Menunggu Hasil Tes Lab Dari BPOM

  • Whatsapp
Anggota Subdit I Indag Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Babel, memperlihatkan sampel kurma bebelatung.

KABARBANGKA. COM—Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Dit Reskrimsus) Polda Kepulaan Bangka Belitung (babel) , Kombes Pol Mukti Juharsa, Sik melalui Kasubdit I Indag, AKBP Noer Wisnanto Sik mengatakan untuk perkara kurma berbelatung yang berhasil diamankan oleh Satgas Pangan Babel, beberapa waktu lalu tinggal menunggu hasil lab dari BPOM.

Dikatakannya, penyidik dari sundit I indag sudah melakukan pemeriksaan terhadap pemasok kurma tersebut dan saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lab terhadap kurma berbelatung itu apakah barang yang dipasok merupakan barang olahan atau barang alami.

Bacaan Lainnya

” Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik atau pemasok dengan inisial FE ini. Dia kami periksa masih sebagai saksi karena masih menunggu hasil tes lab dari BPOM, ” ungkap Nur kepada wartawan saat pelaksaan pasar murah Polda Babel, Minggu(18/06/2017) di Alun-Alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang.

Kemudian dirinya menyebutkan hasil pemeriksaan terhadap kurma yang dilakukan oleh BPOM nanti adalah dasar selanjutnya penyidik untuk memproses perkara ini atau tidak.

” Jika proses perkara ini terus berjalan, maka pemilik ataupun pemasok tersebut akan dikenakan pasal 8 UU Perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman 8 tahun kurungan penjara,” pungkasnya.

Pada sebelumnya diberitakan Satuan Tugas(Satgas) Pangan bersama BPOM melaksanakan pemantauan harga harga dan sekaligus mengecek kualitas bahan makanan yang dijual di pasar, supermarket dan swalayan pada tanggal 20 mei 2017 lalu.

Dari hasil pemantauan dan pengecekan bahan pangan di pasar dan supermarket, tim gabungan berhasil menemukan belasan kurma yang tidak memiliki kode produksi, kadaluarsa dan sudah berbelatung sehingga tidak layak lagi untuk dijual.

” Beberapa waktu yang lalu, kita turun lagi kelapangan bersama dengan BPOM, dari giat teraebut kita berhasil menemukan kurang lebih 50 bungkus kurma Kadarluarsa dan sudah tidak layak konsumsi dari salah satu supermarket di Kabupaten Bangka,” ungkap ketua satgas pangan prov babel, Kombes Pol Mukti Juharsa, SIK kepada awak media beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, untuk kasus kurma kadarluarsa ini sudah ditetapkan satu orang tersangkanya dan saat ini sedang ditangani subdit I indag Dit Reskrimsus Polda Babel.

” Tersangkannya satu orang dan saat ini sedang ditangani subdit I Indag,” ungkapnya.

Kemudian pria yang menjabat sebagai Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Dir Dit Reskrimsus) Polda Kep Babel ini meminta, agar masyarakat tidak usah panik atas kejadian ini, karena pihak satgas pangan akan terjun setiap minggu untuk melaksanakan operasi pasar murah dan memantau kesetebilan harga dan kualitas sembako yang beredar baik di pasar tradisional, minimarket, supermarket, maupun swalayan.

” Saya harap masyarakat tidak usah panik karena sembako sudah aman, Kami satgas pangan babel akan rutin melaksanakan opersasi pasar murah dan juga memantau harga harga sembako dipasaran, jadi saya rasa masyarakat tidak usah resah, karena harga pangan kita saat ini stabil dan stock aman. Jadi cukup belilah sesuai dengan kebutuhan jangan sampai membeli menuruti keinginan,” pungkasnya.

 

Reporter : Eko Septianto Rasyim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan