Kasus Solar 10 Ton, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

  • Whatsapp
Kapal motor yang bermuatan 10  solar tanpa dokumen resmi diamankan Polres Bangka

KABARBANGKA.COM, SUNGAILIAT — Kapolres Bangka AKBP M. Budi Ariyanto, melalui Kabag Ops Kompol Syarif Sophian menuturkan, penyidik Reskrim Polres Bangka menetapkan 3 orang tersangka pada kasus dugaan penyelewengan 10 ton BBM jenis solar, yang diamankan dari sebuah kapal kayu tanpa nama yang sandar di Dermaga PT DAK, Sungailiat, Kamis (31/05/2018) sekira jam 01.30 WIB lalu. 10 ton solar tersebut dimuat di 6 tangki plastik merk Tedmon.

Ketiga orang yang ditetapkan tersangka yaitu Ks alias Kk (35), Aj alias Ar (22), dan Sr alias Ar (21). Ketiganya merupakan Lingkungan Nelayan II Kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Bacaan Lainnya

Penangkapan pelaku dan barang bukti kasus dugaan penyelewengan solar tersebut berawal adanya informasi masyarakat, tentang adanya pengangkutan BBM dengan menggunakan kapal. Selanjutnya tim gabungan Polres Bangka melakukan penyelidikan lebih lanjut, saat di TKP tim mengamankan 1 unit kapal kayu bermuatan BBM jenis solar sebanyak 6 Tedmond atau sekira 10 Ton, dan 3 orang laki-laki yang berada di kapal tersebut.

Ketiga orang tersebut dan barang bukti yang berhasil diamankan, dibawa ke Polres Bangka untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk saat ini ketiga orang yang diamankan telah diproses dan ditetapkan selaku tersangka, yang disangkakan melanggar pasal 53 UU Migas dengan ancaman 3 tahun penjara. Untuk ketiga orang tersebut tidak dilakukan penahanan, karena ancaman hukumannya dibawah 3 tahun. Namun perkara terhadap ketiga orang tersebut tetap diproses lanjut oleh Polres Bangka,” terang Kompol Sophian diruang kerjanya, Senin (04/06/2018) siang.

Terpisah, Kasat Pol Air AKP Elpiadi menambahkan, kecuali kapal, semua barang bukti solar dan Tedmon sudah diamankan di gudang barang bukti Polres Bangka. Sementara kapal kayu tanpa nama yang digunakan sebagai sarana angkut solar tersebut, tetap berada di dermaga.

“Barang bukti solar sudah diamankan di gudang, kapalnya memang masih di dermaga,” jelas Elpiadi, seizin Kapolres Bangka AKBP M. Budi Ariyanto, Senin petang.

Disinggung asal-usul solar tersebut, menurut ELpiadi solar itu diperoleh pelaku dari kapal tangker yang melintas. Namun hingga kini tidak ada laporan dari pihak yang dirugikan, atas diselewengkannya 10 ton solar tersebut.

“Pengakuan mereka beli dari kapal tangker yang bawa solar industri, tapi sampai sekarang tidak ada pihak yang dirugikan yang melapor,” tukasnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan