KEBIJAKAN PENYIDIK, TERSANGKA BELUM DITAHAN

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, telah menetapkan tiga orang tersangka dugaan korupsi pada kegiatan Pengerukan Dan Pendalaman Alur Muara Air Kantung, Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat, yang dilakukan oleh PT Pulomas Sentosa.

Bacaan Lainnya

Ketiga orang yang sudah ditetapkan tersangka yaitu YY (mantan Bupati Bangka), serta D dan S (dari pihak perusahaan).

Kajati Babel Happy Hadiastuti, melalui Kasi Penkum Roy Arland menjelaskan, penyidik masih mempertimbangkan untuk melakukan penahanan terhadap ketiga orang tersangka tersebut.

” tidak ditahan karena Pertimbangan yaitu, kebijakan penyidik dia tidak ditahan,” ungkap Kajati Babel Happy Hadiastuti, melalui Kasi Penkum Roy Arland, di Grup WhatsApps Wartawan Kejati Babel, Selasa (18/04/2017).

Nampaknya kasus Pengerukan Alur Muara Air Kantung itu masih terus bergulir. Hari ini Selasa (18/04/2017), Mantan Direktur Operasional PT Timah Tbk, Ahmad Subagja diperiksa oleh Tim penyidik di Lantai Dua Gedung Pidsus Kejati Babel.

Selain Mantan Dirut Operasional PT Timah Tbk diperiksa, ternyata mantan Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bangka, Harrie Patriadi juga diperiksa oleh tim penyidik Pidsus Kejati Babel.

Pria yang sekarang menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong praja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini diketahui di periksa oleh penyidik Pidsus Babel masih terkait dugaan korupsi kegiatan Pengerukan Dan Pendalaman Alur Muara Air Kantung, yang dilakukan oleh PT Pulomas Sentosa. (3K0)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan