Kelamaan Libur Sekolah, Empat Bocah Ini Jualan Kempelang Keliling Belinyu

  • Whatsapp

BANGKA — Akibat panjangnya masa libur bagi pelajar akibat pandemi virus Corona, empat bocah di Kecamatan Belinyu yaitu Nuzul (12), Iqbal (13), Bayu (13) dan Tora (13) yang berstatus pelajar di Kecamatan Belinyu rela berjualan kerupuk atau kempelang milik salah satu produsen kempelang di Kecamatan Belinyu, dengan upah Rp 2 ribu per bungkus nya.

Kerasnya tuntutan hidup dan lamanya waktu luang yang diberikan dunia pendidikan di negeri ini, keempat bocah ini juga rela menjajakan kempelang keliling Kecamatan Belinyu dengan berjalan kaki.

Saat dihampiri kabarbangka.com, Selasa (27/10) siang di pasar lama Belinyu, Nuzul dan Iqbal nampak sedang menawarkan produk milik pengusaha itu kepada warga disalah satu warkop.

Mereka (Nuzul dan Iqbal) mengaku dalam sehari membawa 20 bungkus kempelang dengan upah Rp 2 ribu per bungkusnya.

” Kalau jualan dari pagi om dari jam 7 sampe jam 1 lah dua bulan lebih kami jualan, sebungkus ujungnya 2 ribu, jangan tersisa banyak bai (ajha) Om, harganya Rp 10 ribu, beli lah om,” Ucap Nuzul dan Iqbal lirih berharap kempelangnya laris.

Lanjut kata dua bocah ini, hal ini terpaksa mereka lakukan lantara tuntutan ekonomi, bercerainya kedua orang tua hingga pasca libur aktivitas sekolah yang sudah lama.

” Yaa karena gak sekolah lah Om kami jualan, cari duit bantu Ibu yang sudah pisah sama Bapak, Ibu cuma nyanting di ti rajuk Om,” Ungkapnya.

Seiring berkembangnya zaman jelas Nuzul dan Iqbal mereka sulit menerima pelajaran melalui sistem saat ini yang trendnya menggunakan gedget atau smartphone.

Sementara dua bocah lainnya yaitu Bayu dan Tora salah satu diantaranya yaitu Tora harus membantu sang Nenek lantaran ditinggal mati sang Ibu sementara si Ayah menikah lagi.

” Ibu sudah meninggal, Bapak nikah lagi, saya tinggal sama Kakek, Nenek. Kakek saya lumpuh, Nenek juga jualan kempelang Om,” Kata Tora.

Kendati demikian keempat bocah ini dengan semangat menjajakan kempelang keliling Kecamatan Belinyu dengan cara berjalan kaki. (Randhu)

Pos terkait