KELUARGA MENOLAK JENAZAH SANTO DILAKUKAN VISUM

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Jasad Susanto alias Santo (29), korban tanah longsor saat melimbang timah dilubang Camui tambang milik Saman, sejak Minggu (05/03/2017) dini hari, berhasil ditemukan Senin (06/03/2017) sekira pukul 11.30 WIB siang, dalam keadaan sudah meningal dunia. Oleh pihak keluarganya, jasad Santo langsung dibawa kerumah korban.

Bacaan Lainnya

Pihak keluarga korban, terutama istrinya, menolak dilakukan Visum At Rapertum atau Otopsi terhadap jenazah Santo. Demikian disampaikan Kapolsek Jebus KOMPOL Alam Bawono, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi, Senin (06/03/2017) siang.

-“Istri korban telah membuat surat pernyataan yang disaksikan kedua orang tua korba, dan diketahui Kades Cupat serta Bhabinkamtibmas Desa Cupat, yang isinya (1), Tidak bersedia untuk dilakukan Visum Et Rapertum (VER) atau Otopsi terhadap jenazah korban. Dan (2), Menerima kematian korban sebagai musibah. (3), Tidak akan menuntut pihak lain di kemudian hari” terang KOMPOL Alam Bawono.

Dijelaskannya, Susanto (korban) bukan merupakan pekerja tambang di TN Saman, namun hanya masyarakat biasa yang mencari timah didalam lokasi tambang tersebut. Dan Saman (pemilik tambang) merupakan Mitra PT Timah. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan