Ketakutan Ditagih, M. Nuh Minta Perlindungan Polisi

  • Whatsapp
Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi

JAMBI — Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantybudi, menegaskan tidak penangkapan terhadap Muhammad Nuh atau M. Nuh, pria yang diduga memenangkan lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Jokowi seharga Rp 2,5 miliar, dikabarkan ditangkap pihak kepolisian.

Informasinya, warga dengan alamat di Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi, Provinsi Jambi itu diamankan pada Kamis (20/5/2020) dini hari.

Menurut informasi yang beredar, M. Nuh diduga melakukan penipuan, dan sampai saat ini belum melakukan pembayaran. Informasinya, ia bukan merupakan seorang pengusaha, melainkan hanya buruh harian.

“Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan,” kata Firman saat dikonfirmasi.

Ditambahkan Firman, yang bersangkutan datang untuk meminta perlindungan kepada pihak kepolisian.

“Yang bersangkutan setelah diwawancara, tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah. Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan,” beber Firman.

Firman juga menyampaikan jika tidak ada pengusutan terkait kasus ini.

“Tidak asa kasus. Yang bersangkutan diwawancarai untuk diketahui apa yang sebenarnya terjadi,” pungkasnya. (*)


Editor : Romlan
Sumber : Bid Humas Polda Jambi

Pos terkait