KORBAN PUTING BELIUNG MASIH MINIM BANTUAN

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Warga Dusun Tutut, Desa Penyamun, Kecamatan Pemali, yang menjadi korban amukan angin puting beliung kemarin, masih minim mendapat bantuan dari pihak terkait. Sedikitnya, ada 15 rumah pada 2 RT di Dusun Tutut, yang bagian atap rusak parah akibat diterjang angin puting beliung, namun bantuan baru sebatas terpal dan tikar saja dari dinas terkait di Pemkab Bangka.

Bacaan Lainnya

Pantauan wartawan dilapangan, salah satu kerusakan terjadi di rumah milik Suheri (47) yang terletak di RT 2 Dusun Tutut. Yang bagian atap rumahnya berupa Asbes hancur akibat terlepas dan melayang diterjang puting beliung. Beruntung saat kejadian Suheri bersama keluarganya sempat melarikan diri pada kejadian, Kamis (15/12/2016) pagi.

“Kejadiannya cepat, anginnya terlihat mutar-mutar dari arah sana (utara). Itu sekitar jam setengah sembilan, saya lagi di luar mau mindahin motor karena hujan. Setelah itu asbes rumah ini langsung terbang ke samping dan belakang rumah, langsung kita berlindung ke rumah tetangga,” kata Suheri di kediamannya kemarin sambil menujukkan situasi kejadian.

Suheri yang bekerja sebagai tukang servis alat elektronik ini kemudian bersama istri dan 3 anaknya menunggu sampai puting beliung reda. Walau tidak lama namun sempat membuat suasana mencekam pagi itu, karena angin juga mematahkan pohon cempedak di belakang rumahnya, melepaskan kabel listrik dari pengaitnya serta asbes berjatuhan ke dalam ruangan tamu dan kamar depan rumahnya.

“Ada sekitar dua belas keping Asbes yang rusak. Dak tau lah waktu itu kita langsung lari berhamburan, selain angin juga hujan dan kilat. Orang rumah pun kaget,” kisah Suheri kepada wartawan yang memantau kelokasi.

Usai kejadian, pihaknya baru sore harinya didatangi pihak Dinsos dan Tagana Kabupaten Bangka. Namun hanya sebatas pengecekan dan pemberian bantuan terpal satu buah serta tikar 2 gulung.‎ Dengan kejadian ini pihaknya hanya berpasrah karena belum mempunyai biaya untuk langsung memperbaikinya.

“Rencana mau ditutup pakai terpal bagian atap yang rusak. Malam ini tidur dulu di kamar satunya. Kalau kerugian ratusan ribu hampir sejuta lah. Untuk barang lainnya tidak ada sih rusak, hanya asbes itu lah,” tukas Suheri.

Kejadian serupa sebenarnya telah berapa kali terjadi di Dusun Tutut. Namun pihaknya tidak menduga kali ini menimpa kediamannya. Hal yang sama juga terjadi pada beberapa rumah di RT 1 Dusun Tutut. Bagian atap rumah warga tampak hancur akibat terjangan angin puting beliung. Warga baru sebatas melakukan pembersihan puing-puing asbesnya yang berantakan tapi belum memperbaiki.

“Asbes yang banyak pecah bang karena kejadian ini. Ada beberapa rumah warga yang kena. Daerah ini memang telah berapa kali kena puting beliung,” sebut warga di RT 1 Dusun Tutut.

Sementara itu, Kepala Dusun Tutut Sahroni mengatakan, kejadian kali ini membuat kerusakan lumayan‎ parah bagi beberapa rumah warga. Pihaknya mendapat laporan ada 15 rumah warga yang terkena. Ia juga membenarkan sudah ada bantuan dari Dinsos Kabupaten Bangka walau baru sebatas terpal 1 unit, tikar 2 buah dan peninjauan.

“Namun warga membutuhkan material lainnya. Terutama asbes karena kerusakan paling banyak di atap. Kita minta ada perhatian pihak terkait karena ini musim hujan, kasian warga kalau atap rumah mereka yang rusak tidak diperbaiki. Bantuan yang ada sejauh ini belum cukup,” tandasnya.

Masalah lain yang diharap cepat selesai adalah soal kabel PLN yang menjuntai hampir ke tanah akibat puting beliung. Pihaknya telah menghubungi PLN untuk segera memperbaiki namun hingga sore kemarin sekitar pukul 4 sore belum ada pihak PLN.
Untuk itu diharap ada perhatian agar tidak terjadi peristiwa yang tak diinginkan.

“Masalah kabel PLN juga ada potensi resiko, di samping kita ini ada kabel yang menjuntai rendah. Mungkin ikatannya lepas sekitar setengah meter dari tanah, sehingga perlu ada langkah lanjutan. Jadi semua ini kita minta ada perhatian dan ditindaklanjuti,” pintanya.

‎Hal yang berbeda terjadi untuk warga korban puting beliung di Lingkungan Bedeng Akeh Kelurahan Sinar Jaya Jelutung Kecamatan Sungailiat. Pada lokasi tersebut langsung ditinjau oleh Bupati Bangka Tarmizi Saat beserta beberapa jajarannya. Tarmizi pun langsung merogoh kocek pribadinya dan meminta dinas terkait memberi bantuan segera.

Sebagaimana diketahui, puting beliung ikut melanda beberapa rumah warga termasuk SDN 30 Bedeng Akeh Sungailiat pada Kamis (15/12) pagi kemarin.‎ Kejadian itu langsung ditinjau Tarmizi usai menghadiri bazaar dan Pentas Seni di SMA Setia Budi Sungailiat didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Padli, Camat Sungailiat Kusyono Aditama dan pejabat lainnya. (Red / Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan