KPA Kota Pangkalpinang Gelar Sosialisasi Bagi Guru Konseling Dan Mahasiswa

  • Whatsapp

KABARBANGKA. COM—- Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Pangkalpinang melaksanakan sosialisasi kepada guru konseling SMA/SMK dan Mahasiswa, Rabu(12/07/2017) di Sun Hotel Kota Pangkalpinang.

Hal ini merupakan salah bentu upaya serius dari pemerintah kota pangkalpinang untuk menanggulangi penyakit Aids.

Bacaan Lainnya

Asisten I bidang pemerintahan dan kesra Kota Pangkalpinang, Suparyono mengatakan pemkot saat ini lagi fokus dalam penanggulangan penyakit HIV AIDS secara berkelanjutan.

” Pemerintah Kota Pangkalpinang terus konsen dalam upaya penanggulangan penyakit HIV AIDS. Melalui KPA kota Pangkalpinang kita lakukankan sosialisasi kepada para guru konseling tingkat SMA/SMK dan mahasiswa,” ungkapnya.

Selanjutnya Suparyono menjelaskan kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu sistem pemberian materi informasi dan edukasi kepada para guru konseling dilingkungan sekolah, dan pada mahasiswa dilingkungan kampus terkait dengan apa itu HIV AIDS, penyebab, bahaya, serta cara penanggulannya seperti apa, agar dapat menekan jumlah penderita HIV AIDS.

“Untuk di Pangkalpinang sendiri sudah ada 32 orang yang terkena penyakit HIV AIDS. Ini tentu sangat berbahaya kalau tidak kita mulai dari sekrang pencegahannya. Bayangkan saja kalau 1 orang HIV AIDS menularkan 10 orang, maka jumlah itu akan terus bertambah setiap tahunnya. Untuk itu perlu sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan bahayanya penyakit HIV AIDS,” paparnya.

Suparyono menilai kondisi sekarang ini, pergaulan anak-anak sekolah mulai dari tingkat SMP, SMA sudah sangat mengkhawatirkan. Apalagi diera globalisasi dan era digital ini membuat anak kita memilih jalan lain untuk mendapatkan apa yang dia inginkan seperti hp android yang mahal. Ini perlu pengawasan orang tua dan juga guru disekolah.

“Untuk orang tua jangan bangga kalau anaknya menggunakan hp adroid yang mahal dengan harga jutaan. Ini perlu diperhatikan kalau kondisi ekonomi kita hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Bisa saja anak kita bekerja untuk mendapatkan uang dengan cara yang haram tidak halal,” tambah Suparyono

Dirinya berharap penyakit HIV AIDS tidak mengalami peningkatan di Kota Pangkalpinang. “Semoga tidak ada lagi peningkatan penyakit HIV AIDS, dan yang 32 yang terkena HIV/AIDS jangan diisolasi tapi cukup diawasi, jnhan sampai menularkan pada orang lain. jangan sampai kita kota Pangkalpinang bertambah dan menjadi peringkat pertama diKancah nasional dan internasional,” pungkasnya.

 

Reporter : Eko Septianto Rasyim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan