LOMBA LAGU DAERAH UPAYA PELESTARIAN ADAT BUDAYA BANGKA

  • Whatsapp

dsc_8731 dsc_8795

KABARBANGKA.COM — Lomba lagu daerah Muharram di Kenango yang dilangsungkan selama 2 hari kemarin, 23-24 September 2016 adalah salah satu upaya melestarikan adat budaya Bangka khususnya Kampung Kenango yang setiap tahun memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Ikebana (Ikatan Keluarga besar Kenanga), Erpawi, ketika menutup lomba lagu daerah Muharram di Kenango, Sabtu malam (24/9) di Lapangan Bola Kenanga.

‘’Peringatan 1 Muharram ini sudah dilaksanakan bertahun-tahun di Kampung Kenango dan merupakan salah satu bentuk pelesarian adat budaya Bangka,’’ ungkap Erpawi.

Dikatakannya lagi, lomba lagu daerah ini juga merupakan salah satu bentuk pelestarian adat budaya dimana lagu daerah Muharram di Kenango diciptakan oleh putra Kenanga, Askar, dan masyarakat Bangka dan Babel umumnya mengetahui bahwa peringatan dan perayaan muharam adanya di Kampung Kenango dimana setiap rumah menyambut kedatangan para tamu untuk bersilahturahmi dan menyantap hidangan layaknya hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

‘’Kampung Kenango ini sudah sejak lama melestarikan adat budaya dengan memperingati dan merayakan 1 muharram. Lomba lagu daerah ini juga mengajarkan kepada generasi muda untuk melestarikan adat budaya,’’ jelas Erpawi.

Dalam lomba lagu daerah tersebut diikuti peserta dari pelajar SD, SMP dan umum yang mana untuk juara pertama tingkat SD diraih oleh Jingga dari SDN 24 Sungailiat, tingkat SMP diraih Rizki dari SMPN 1 Sungailiat, dan tingkat umum diraih Devita Jedistira.

‘’Selain lomba lagu daerah ini, kita juga melaksanakan berbagai kegiatan seperti lomba Shalawat dan Lomba hapalan Al Quran se Babel, ceramah agama, cukur massal dan donor darah,’’ ungkap Wakil Ketua Panitia, H. Suhardan. (Edo/Humas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan